Fakta Nasional

Dinamika Pasar Emas: Harga Antam Turun di Awal Desember 2025

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas batangan bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025). Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol sebesar Rp…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 05 December 2025 📖 1 menit
Dinamika Pasar Emas: Harga Antam Turun di Awal Desember 2025
Ilustrasi harga emas pegadaian hari ini/Dok. Pegadaian.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas batangan bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025). Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol sebesar Rp2.406.000 per gram, yang berarti terjadi penurunan sebesar Rp6.000 dibandingkan dengan harga pada perdagangan hari sebelumnya.

Penurunan ini juga diikuti oleh harga buyback (harga beli kembali) emas Antam, yang juga merosot Rp6.000 menjadi Rp2.267.000 per gram. Selisih antara harga beli dan harga buyback hari ini tercatat sebesar Rp139.000, yang merupakan faktor penting bagi investor yang mempertimbangkan untuk menjual kembali aset emas mereka.

Rincian Harga Berbagai Pecahan

Penurunan harga ini memengaruhi seluruh pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia. Sebagai contoh, harga emas pecahan 0,5 gram turun menjadi Rp1.253.000, sementara pecahan 10 gram berada di angka Rp23.555.000. Investor memantau pergerakan harga ini sebagai indikasi dinamika pasar komoditas global dan lokal.

Pertimbangan Investasi Emas

Meskipun terjadi penurunan, emas tetap menjadi salah satu pilihan aset aman (safe haven) bagi banyak investor. Fluktuasi harian seperti ini sering dijadikan momen bagi investor untuk melakukan akumulasi atau penjualan. Harga emas pecahan terbesar, 1.000 gram, tercatat Rp2.346.600.000, mencerminkan nilai besar dalam portofolio investasi.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK