Dinamisnya Pergerakan Harga Minyak Mentah Pekan Pertama Juli 2025
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga minyak mentah global mengalami gejolak pada pekan pertama Juli 2025. Setelah sempat tertekan pada akhir Juni, tren berbalik di awal pekan ini berkat ekspektasi kebijakan tarif AS dan prospek peningkatan permintaan.…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga minyak mentah global mengalami gejolak pada pekan pertama Juli 2025. Setelah sempat tertekan pada akhir Juni, tren berbalik di awal pekan ini berkat ekspektasi kebijakan tarif AS dan prospek peningkatan permintaan. Berikut rangkuman pergerakan harga dari Senin hingga Rabu.
Senin (30/6/2025): Meredanya Risiko Geopolitik Tekan Harga
Awal pekan, harga minyak Brent turun 0,97 % ke level US$ 67,11 per barel, sementara WTI anjlok 1,43 % menjadi US$ 64,58 per barel.
Meredanya ketegangan di Timur Tengah membuat investor khawatir produksi OPEC+ akan melimpah, sehingga pasokan melebar dan menekan harga.
Pasar kembali stabil pada Selasa, dengan Brent naik ringan 0,07 % ke US$ 66,79 dan WTI menguat 0,06 % menjadi US$ 65,15 per barel.
Fokus investor tertuju pada pertemuan OPEC+ yang diprediksi akan menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari untuk Agustus, meski optimisme permintaan juga turut menopang harga.
Pada Rabu (2/7/2025), harga Brent ditutup di US$ 67,11 per barel setelah menguat 0,6 %, dan WTI naik 0,5 % ke US$ 65,45 per barel. Indikasi pemulihan permintaan, khususnya dari Asia, menyuntik sentimen positif, meski pelaku pasar tetap waspada menanti keputusan resmi OPEC+ di akhir pekan.
Dengan fluktuasi yang cukup signifikan, pekan pertama Juli menjadi cerminan betapa sensitifnya harga komoditas ini terhadap kebijakan global dan dinamika permintaan. Investor energi disarankan memantau perkembangan tarif AS dan keputusan OPEC+ untuk mengambil posisi yang tepat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.