Fakta Nasional

Dishub DKI Tidak Berlakukan Ganjil pada Libur Nasional 18 April 2025

JAKARTA, FAKTANASIONAL. Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengumumkan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada 18 April 2025 yang bertepatan dengan peringatan Wafat Yesus Kristus yang merupakan hari libur nasional. Kepala…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 17 April 2025 📖 1 menit
Dishub DKI Tidak Berlakukan Ganjil pada Libur Nasional 18 April 2025
Pemprov DKI tidak berlakukan ganjil genap pada libur nasional 18 April 2025/net.

JAKARTA, FAKTANASIONAL. Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengumumkan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada 18 April 2025 yang bertepatan dengan peringatan Wafat Yesus Kristus yang merupakan hari libur nasional.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, peniadaan ganjil genap ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat (3).

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

“Peniadaan ganjil genap pada 18 April mendatang dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam memperingati Wafat Isa Almasih,” ujar Syafrin, Rabu (16/4/2025).

Keputusan ini juga merujuk pada Surat Keputusan Bersama tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PANRB, tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, di mana 18 April ditetapkan sebagai hari libur nasional.

“Meski kebijakan ganjil genap ditiadakan, diimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu yang berlaku,” katanya.

Sebagai informasi, ganjil genap biasanya diterapkan di 25 ruas jalan utama di Jakarta pada hari kerja untuk mengurangi kemacetan, namun tidak berlaku pada akhir pekan dan hari libur nasional.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK