Fakta Nasional

Dongkrak Harga yang Anjlok, Mentan Usul Menu Telur dan Ayam Program MBG Naik Jadi 3 Kali Sepekan

FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pertanian bergerak cepat merespons penurunan harga komoditas peternakan yang tengah menekan para produsen di dalam negeri. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong penguatan penyerapan produksi lokal melalui op…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 19 June 2026 📖 1 menit
Dongkrak Harga yang Anjlok, Mentan Usul Menu Telur dan Ayam Program MBG Naik Jadi 3 Kali Sepekan
Pemerintah mendorong penerapan sistem pertanian modern PM AAS untuk mengejar target nilai produksi Rp13 triliun per tahun sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani lokal./Dok. Setpres
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pertanian bergerak cepat merespons penurunan harga komoditas peternakan yang tengah menekan para produsen di dalam negeri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong penguatan penyerapan produksi lokal melalui optimalisasi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Usulan strategis ini disampaikan oleh Amran usai melangsungkan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Amran menjelaskan bahwa pihaknya telah mengundang para pelaku usaha dan peternak untuk memetakan akar masalah sekaligus merumuskan jalan keluar jangka pendek yang efektif bagi stabilitas pasar.

Baca Juga: Ditarget Menko Pangan hingga Disorot Kejagung, BGN Evaluasi Insentif Dapur Makan Gratis Rp6 Juta per Hari

"Kemudian, peternakan, ada ayam, telur, harga telur turun. Ayam harga ayam, kami mengumpulkan peternak-peternak untuk ayam dan telur, kami kumpulkan, kami diskusi, kemudian memberikan beberapa solusi," ujar Amran kepada awak media.

Koordinasi Lintas Lembaga dengan Badan Gizi Nasional

Sebagai langkah konkret dari hasil serap aspirasi tersebut, Kementerian Pertanian langsung menjalin komunikasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN) selaku otoritas pelaksana program makan gratis.

Amran mengusulkan agar frekuensi penyajian lauk telur dan daging ayam bagi penerima manfaat ditingkatkan signifikan dalam sepekan.

Langkah intervensi ini dinilai menjadi solusi paling rasional untuk mengurai sumbatan pasokan yang melimpah (oversupply) di pasar domestik melalui jalur penyerapan resmi pemerintah.

"Kami langsung telpon kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu, biasanya konsumsi telur satu kali bisa menjadi tiga kali, termasuk ayam," kata Amran menjelaskan isi koordinasinya.

Targetkan Pemulihan Harga di Tingkat Peternak

Melalui skema pelonjakan volume konsumsi di tingkat sekolah dan masyarakat penerima manfaat MBG ini, Amran optimistis tekanan harga yang dihadapi para peternak mandiri maupun kemitraan dapat segera teratasi.

Pemerintah berharap indikator harga di pasar dapat merespons positif kebijakan ini secara bertahap demi menjaga keberlangsungan usaha peternakan nasional.

"Sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua," pungkas Amran.

Baca Juga: Koperasi dan PNM Diminta Berperan Memperkuat Sektor Pertanian, Peternakan dan Kelautan


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK