Fakta Nasional

DPD Ingatkan Pemerintah Soal Subsidi BBM Jadi BLT

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kebutuhan energi melalui BBM (bahan bakar minyak) memiliki dampak yang luar biasa terhadap perekonomian nasional. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin dalam keteranga…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 06 November 2024 📖 1 menit
DPD Ingatkan Pemerintah Soal Subsidi BBM Jadi BLT
Ilustrasi BBM di SPBU - Petugas SPBU saat melayani pengisian BBM jenis Pertalite kepada pengendara. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan informasi yang beredar terkait pelarangan atau pembatasan Pertalite untuk jenis kendaraan tertentu per 1 Juni 2026 adalah tidak benar atau hoak…
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kebutuhan energi melalui BBM (bahan bakar minyak) memiliki dampak yang luar biasa terhadap perekonomian nasional.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin dalam keterangan, Selasa (5/11/2024).

Ia mengaku khawatir dengan wacana pemerintah mengubah subsidi BBM menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat. Apalagi pelaku UMKM dan masyarakat kelas menengah yang saat ini sedang mengalami trend penurunan pendapatan.

"Kami harap pemerintah dapat mengkaji secara menyeluruh terkait dampak penghapusan subsidi BBM ini. Karena yang paling merasakan dampaknya adalah kelas menengah," katanya.

Ia mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan trend penurunan pendapatan kelas menengah dan PHK saat ini. Kelas menengah memiliki kontribusi yang besar dalam struktur pertumbuhan ekonomi nasional.

"Menghapus subsidi BBM akan mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya.

"Kami minta pemerintah tidak mengabaikan keberadaan kelas menengah yang selama ini tidak berhak dan tidak tersentuh bantuan langsung tunai (BLT) pemerintah," imbuhnya. [san]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK