DPR Berkolaborasi dengan Grenpace dan Petani Milenial, Dorong Hilirisasi Kelapa di Lebak dan Pandeglang
FAKTANASIONAL.NET – Komisi IV DPR RI memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat dan generasi muda untuk mengakselerasi swasembada pangan serta hilirisasi sektor perkebunan nasional. Langkah ini ditegaskan dalam audiensi antara Anggota Komisi IV DPR…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Komisi IV DPR RI memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat dan generasi muda untuk mengakselerasi swasembada pangan serta hilirisasi sektor perkebunan nasional.
Langkah ini ditegaskan dalam audiensi antara Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Arif Rahman, bersama jajaran direksi Grenpace dan pengurus pusat Duta Petani Milenial/Andalan Kementerian Pertanian RI.
Pertemuan yang berlangsung di ruang anggota DPR Fraksi NasDem, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta tersebut berfokus pada perumusan strategi penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Top 5 Update: DPR RI Desak Evaluasi Total Sistem Keamanan Rel Usai Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Berbagai komoditas unggulan seperti kelapa, lada, kakao, hingga kopi menjadi menu utama pembahasan.
“Hari ini menerima audiensi bersama Grenpace serta pengurus pusat Duta Petani Milenial/Andalan Kementerian Pertanian RI untuk membahas penguatan swasembada dan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Arif kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
Dalam memetakan potensi daerah, diskusi tersebut memberikan perhatian khusus pada wilayah Banten, khususnya Kabupaten Lebak dan Pandeglang yang memiliki potensi besar dalam produksi kelapa.
Grenpace menawarkan peta jalan pengembangan yang memadukan kearifan lokal dengan teknologi modern, mulai dari sistem pembibitan mutakhir hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat petani.
“Diskusi ini menyoroti pengembangan sektor perkebunan seperti kelapa, lada, kakao, kopi, dan komoditas lainnya, khususnya potensi besar kelapa di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Melalui pendekatan teknologi pembibitan modern, pendidikan SDM, serta hilirisasi berbasis potensi lokal, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” urai Arif menjelaskan hasil pertemuan dengan Direktur Utama Grenpace, Heru Saoping.
Sinergi Multi-Pihak Jadi Kunci
Arif Rahman, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, mengingatkan bahwa cita-cita swasembada dan hilirisasi tidak akan tercapai jika dikerjakan secara sektoral atau terpisah-pisah.
Ia menekankan pentingnya integrasi hulu-ke-hilir yang melibatkan peran aktif petani muda sebagai motor penggerak inovasi di lapangan.
“Sinergi antara pemerintah, petani muda, dan berbagai elemen masyarakat menjadi langkah penting untuk menghadirkan pembangunan pertanian yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing bagi Banten serta Indonesia,” pungkas Arif.
Melalui kolaborasi ini, DPR berharap komoditas perkebunan lokal tidak lagi sekadar dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan mampu diolah menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat daerah.
Baca Juga: DPR RI Minta Badan Gizi Nasional Batalkan Pengadaan Motor Listrik: “Pasti Kami Tolak”
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.