Fakta Nasional

DPR Desak Pemerintah Perketat Keamanan Wisatawan Asing di Bali

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Insiden perampokan terhadap warga Ukraina, Igor Iermakov, oleh geng Rusia di Bali menjadi perhatian serius DPR RI. Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, meminta pemerintah segera memperketat pengamanan di kawasan wis…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 02 February 2025 📖 1 menit
DPR Desak Pemerintah Perketat Keamanan Wisatawan Asing di Bali
DPR Desak Pemerintah Perketat Keamanan Bali

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Insiden perampokan terhadap warga Ukraina, Igor Iermakov, oleh geng Rusia di Bali menjadi perhatian serius DPR RI. Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, meminta pemerintah segera memperketat pengamanan di kawasan wisata guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

"Kasus ini bisa berdampak besar terhadap citra pariwisata Indonesia. Pemerintah harus segera bertindak tegas agar wisatawan tetap merasa aman dan nyaman," ujar Ilham dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (1/2/2025).

Menurutnya, keamanan wisatawan harus menjadi prioritas, mengingat Bali adalah salah satu destinasi wisata dunia yang menopang perekonomian nasional. Jika kasus kriminal seperti ini terus terjadi, bisa berpengaruh pada kunjungan wisatawan asing dan berdampak negatif terhadap industri pariwisata.

Selain itu, Ilham mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku. Ia juga menekankan perlunya peningkatan pengawasan terhadap kelompok kriminal asing yang beroperasi di Indonesia.

"Kami meminta kepolisian dan pihak imigrasi bekerja sama dalam meningkatkan pengamanan di daerah wisata. Jangan sampai ada celah bagi jaringan kriminal internasional untuk beraksi di Indonesia," tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, Ilham mengingatkan bahwa keamanan yang baik akan menciptakan kepercayaan bagi wisatawan asing dan investor. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan di wilayah-wilayah wisata strategis.

"Keamanan bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi dan investasi di sektor pariwisata. Pemerintah harus mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.[dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK