Fakta Nasional

DPR Dukung Alih Subsidi BBM ke BLT, Tekankan Pentingnya Akurasi Data

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemerintah untuk mengubah skema penyaluran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Menurutnya, langkah…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 11 November 2024 📖 1 menit
DPR Dukung Alih Subsidi BBM ke BLT, Tekankan Pentingnya Akurasi Data
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemerintah untuk mengubah skema penyaluran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan subsidi tepat sasaran dan menghindari penyelewengan.

"Saya mendukung wacana yang akan dilakukan pemerintah. Bagaimana pun pemerintah pasti punya niatan baik karena kita melihat sampai saat ini memang penerima subsidi masih banyak yang tidak tepat sasaran," ujar Bambang usai pertemuan dengan jajaran direksi TBBM Kertapati di Palembang.

Salah satu tantangan utama dalam penyaluran subsidi BBM adalah masalah ketepatan sasaran. Banyak penerima subsidi yang tidak memenuhi kriteria, sehingga terjadi pemborosan anggaran negara. Dengan sistem BLT, diharapkan penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran.

"Dengan sistem yang lebih up to date yang berbasis teknologi, maka segala macam penyimpangan dapat ditekan," tambah Bambang.

Anggota Komisi XII DPR RI lainnya, Yulian Gunhar, juga mendukung wacana ini. Namun, ia menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat. "Tanpa data yang baik dan akurat, sistem ini berpotensi menghadapi kendala," ujarnya.

Baik Bambang maupun Yulian sepakat bahwa tujuan utama dari perubahan skema subsidi ini adalah memastikan BBM bersubsidi dan elpiji 3 kg hanya dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mereka juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait dalam pengawasan penyaluran subsidi.

DPR RI periode sebelumnya telah merumuskan beberapa kebijakan terkait BBM, seperti pengkhususan solar untuk angkutan umum dan angkutan sembako. Namun, masih ada pekerjaan rumah terkait pendataan yang lebih akurat untuk distribusi elpiji 3 kg.

Wacana perubahan skema subsidi BBM menjadi BLT mendapatkan dukungan dari anggota Komisi XII DPR RI. Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada akurasi data dan sinergi antara berbagai pihak. Dengan demikian, diharapkan subsidi dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. [dnl]


Halaman:
Tagar: #BBM

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK