DPR Minta KLH Lakukan Pendampingan dan Perketat Pengawasan Perusahaan Pertambangan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sangat diperlukan untuk memastikan perusahaan-perusahaan tambang menjalankan aktivitasnya sesuai standar lingkungan. Hal ini disampaikan Panitia Kerja (…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sangat diperlukan untuk memastikan perusahaan-perusahaan tambang menjalankan aktivitasnya sesuai standar lingkungan.
Hal ini disampaikan Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII saat melakukan kunjungan ke beberapa perusahan besar di kawasan Sumatera.
Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, mengungkapkan bahwa masih banyak perusahaan tambang yang fokus pada kegiatan produksi namun mengesampingkan aspek pengelolaan lingkungan hidup.
Untuk itu, dia minilai pentingnya pendampingan pengawasan lingkungan di sektor pertambangan, khususnya bagi perusahaan-purusahaan besar.
“Banyak perusahaan besar yang fokus pada core business mereka sehingga masalah lingkungan sedikit terabaikan. Untuk itu, perlu ada pendampingan agar mereka tetap taat pada aturan lingkungan tanpa mengabaikan bisnis inti mereka,” katanya saat usia mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII ke PT Bukit Asam (PTBA), Palembang, Sumatera Selatan, kemarin.
Pendampingan tersebut dapat berupa pengawasan berkala, evaluasi laporan lingkungan, hingga asistensi teknis terkait pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
“Kita tidak ingin laporan lingkungan hanya menjadi formalitas. Saat ini, banyak laporan yang tebal namun implementasinya minim. Ini yang harus kita hindari agar kepatuhan lingkungan bukan hanya di atas kertas, tetapi juga di lapangan,” kata ujar Fasha.
Legislatir daerah pemilihan Jambi tersebut menambahkan, Komisi XII menemukan menemukan adanya beberapa titik kritis terkait pengelolaan lingkungan.
Salah satunya adalah tumpahan air limbah di area transportasi dan stockpile yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
“Di area pengangkutan dan stockpile, kami melihat ada limpasan air limbah yang belum sepenuhnya dikelola dengan baik. Ini harus segera diatasi agar tidak berdampak negatif pada masyarakat sekitar,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya implementasi audit lingkungan secara menyeluruh agar perusahaan tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar area tambang.
“Kami berharap KLHK dapat meningkatkan pengawasan dan pendampingan agar perusahaan-perusahaan seperti PTBA dapat lebih optimal dalam pengelolaan lingkungan. Dengan begitu, mereka tetap dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek lingkungan,” pinta Fasha.
Sementara itu, Anggota Panja Lingkungan Hidup Komisi XII, Mulyadi mengingatkan, industri selain memiliki tujuan untuk meningkatkan perekonomian, namun mereka juga tidak boleh mengabaikan aspek-aspek lingkungan.
"Jadi dua-duanya perlu kita dorong, industri harus tetap berkembang, tapi di satu sisi juga mereka harus tetap mentaati aturan-aturan yang terkait dengan pengolahan lingkungan," kata Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.[zul]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.