Fakta Nasional

DPR Soroti Krisis Lapangan Kerja: Minta Pemerintah Fokus pada Investasi dan UMKM

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan melemahnya daya beli masyarakat yang ditandai deflasi selama lima bulan berturut-turut menjadi perhatian serius Habib Idrus Salim Al Jufri. Politisi asal Banten ini mendesak pe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 10 October 2024 📖 1 menit
DPR Soroti Krisis Lapangan Kerja: Minta Pemerintah Fokus pada Investasi dan UMKM
Anggota DPR RI, Habib Idrus Salim Al Jufri. Foto: F-PKS-DPR.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan melemahnya daya beli masyarakat yang ditandai deflasi selama lima bulan berturut-turut menjadi perhatian serius Habib Idrus Salim Al Jufri. Politisi asal Banten ini mendesak pemerintahan baru untuk segera mengambil langkah konkrit dalam mengatasi masalah pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Situasi ekonomi saat ini sangat mengkhawatirkan. Ribuan pekerja kehilangan pekerjaan, sementara daya beli masyarakat terus menurun. Ini adalah masalah serius yang harus segera ditangani," tegas Habib Idrus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2024).

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan angka PHK yang cukup signifikan pada tahun ini. Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka pengangguran di beberapa provinsi, termasuk Banten yang merupakan daerah pemilihan Habib Idrus.

"Banten memiliki tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia. Ini adalah masalah mendesak yang harus kita selesaikan bersama. Saya berkomitmen untuk menciptakan 20 ribu lapangan kerja baru di Banten III," ujarnya.

Untuk mengatasi masalah pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Habib Idrus menyarankan beberapa langkah strategis. Pertama, pemerintah perlu menarik lebih banyak investasi asing langsung (FDI) yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.

"Kita harus fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja, seperti industri manufaktur, pariwisata, dan digital ekonomi," jelasnya.

Kedua, pemerintah harus memberikan perhatian lebih pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

"UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Pemerintah harus memberikan dukungan penuh kepada UMKM, mulai dari akses permodalan, pelatihan, hingga pemasaran," tambah Habib Idrus.

Habib Idrus berharap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran dapat menjadikan penciptaan lapangan kerja sebagai salah satu prioritas utama. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat meningkat dan perekonomian nasional dapat tumbuh lebih kuat.

"Saya optimis bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, kita dapat mengatasi masalah pengangguran dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi bangsa Indonesia," pungkasnya. [dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK