Fakta Nasional

Efek Blokade Kapal Venezuela: Harga Minyak AS Kembali Memanas

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela memicu gejolak di pasar energi global. Keputusan mendadak dari Washington menyebabkan grafik harga minyak mentah mengalami tren kenaikan yang cukup signifikan da…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 17 December 2025 📖 1 menit
Efek Blokade Kapal Venezuela: Harga Minyak AS Kembali Memanas
Tambang minyak mentah/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela memicu gejolak di pasar energi global.

Keputusan mendadak dari Washington menyebabkan grafik harga minyak mentah mengalami tren kenaikan yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

Presiden AS Donald Trump secara resmi memerintahkan blokade total terhadap semua kapal tanker minyak yang terafiliasi dengan Venezuela. Langkah agresif ini diambil setelah AS menyita kapal tanker yang dianggap melanggar sanksi, 17 Desember 2025.

Trump bahkan melabeli penguasa Venezuela sebagai organisasi teroris asing. Akibatnya, kontrak berjangka minyak mentah AS naik 1,3 persen ke level US$ 55,99 per barel di perdagangan Asia, setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah.

Pengerahan ribuan personel militer dan kapal perang ke wilayah tersebut menunjukkan keseriusan AS dalam menekan pemerintahan Nicolas Maduro. Langkah ini diprediksi akan mengganggu suplai minyak global dan meningkatkan risiko konflik di kawasan tersebut.

Meski pihak Venezuela belum memberikan tanggapan resmi, pasar merespons dengan waspada terhadap potensi gangguan distribusi energi yang bisa mendorong harga minyak dunia terus merangkak naik di hari-hari mendatang.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK