Fakta Nasional

Ekspor Perhiasan Indonesia ke UEA Meningkat, Dubes RI Anugerahkan Primaduta Award Pada Importir Perhiasan Emas di UEA

DUBAI, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia menganugerahkan piagam Primaduta Award ke Bafleh Jewellery LLC, perusahaan improtir perhiasan asal Uni Emirat Arab (UEA). Penghargaan tersebut diserahkan Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis kepada Man…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 17 December 2024 📖 3 menit
Ekspor Perhiasan Indonesia ke UEA  Meningkat, Dubes RI Anugerahkan Primaduta Award Pada Importir Perhiasan Emas di UEA
Foto ilustrasi perhiasan emas/net.
) -->

DUBAI, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia menganugerahkan piagam Primaduta Award ke Bafleh Jewellery LLC, perusahaan improtir perhiasan asal Uni Emirat Arab (UEA).

Penghargaan tersebut diserahkan Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis kepada Managing Director Bafleh Jewellery LLC, Ramesh Vora dalam networking dinner di kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai, beberapa waktu lalu.

Bafleh Jewellery LLC diganjar Primaduta Award sebagai importir perhiasan dengan kategori Importir Berkinerja dalam pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia pada 9-12 Oktober 2024 lalu di Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, Banten.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Mardyana Listyowati menanggapi positif atas diberikannya Primaduta Award bagi importir perhiasan emas asal UEA.

Ia optimistis perdagangan perhiasan Indonesia ke UEA akan semakin giat seiring telah berlakunya Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan UEA (Indonesia-UAE CEPA).

“Sejak diberlakukannya Indonesia-UAE CEPA pada 1 September 2023, para pelaku usaha perhiasan emas di kedua negara telah menikmati akses pasar yang lebih terbuka dan menguntungkan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai dan volume perdagangan bilateral perhiasan emas," kata Mardyana.

"Seiring dengan momentum tersebut, terpilihnya Bafleh Jewellery LLC sebagai salah satu pemenang penghargaan Primaduta Award untuk kategori Importir Berkinerja kami lihat sangat tepat dan membanggakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala ITPC Dubai Widy Haryono menilai, Bafleh Jewellery LLC layak diganjar Primaduta Award atas loyalitasnya mengimpor perhiasan emas dari Indonesia. Pelaku usaha tersebut telah bermitra dengan pelaku usaha dari Indonesia dalam mengimpor perhiasan emas ke UEA selama lebih dari 15 tahun.

“Kami mengapresiasi konsistensi dan loyalitas pembeli mancanegara terhadap produk-produk Indonesia. Perhiasan emas merupakan produk utama ekspor Indonesia ke UEA. Kami berharap, ekspor perhiasan emas Indonesia ke UEA yang saat ini telah berjalan baik dapat terus meningkat,” kata Widy.

Sedangkan Dubes Husin Bagis berharap, Primaduta Award dapat meningkatkan kepercayaan konsumen UEA terhadap produk-produk Indonesia. Menurutnya, penghargaan ini dapat mendorong lebih banyak importir di UEA untuk mengembangkan bisnis dengan Indonesia.

Dubes Husin melihat, hubungan bilateral Indonesia dan UEA dalam beberapa tahun terakhir sangat erat. Hal ini dicerminkan dengan intensnya kunjungan kenegaraan antar-kepala negara, peningkatan nilai perdagangan bilateral setelah implementasi CEPA, dan laju perkembangan berbagai proyek investasi UEA di Indonesia.

“Saya optimistis, berbisnis dengan Indonesia akan semakin mudah. Saya mendorong lebih banyak pelaku usaha UEA untuk terus memilih Indonesia sebagai mitra dagang yang kompetitif dan dapat diandalkan,” tutur Dubes Husin.

Sementara itu, Ramesh Vora dari Bafleh Jewellery LLC menyambut baik Primaduta Award yang diberikan Pemerintah Indonesia.

“Kami merasa terhormat dan sangat mengapresiasi bentuk pengakuan yang diberikan Pemerintah Indonesia atas bisnis yang kami miliki dengan pemasok di Indonesia sejak lebih dari 15 tahun lalu. Penghargaan ini membuat kami semakin optimistis untuk terus mengembangkan dan memperluas kemitraan yang sudah terjalin dengan sangat baik,” ungkap Ramesh.

Primaduta Award merupakan salah bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia kepada para pembeli dan importir mancanegara atas loyalitas mereka yang secara berkesinambungan mengimpor produk Indonesia.

Loyalitas tersebut telah berkontribusi terhadap upaya peningkatan ekspor nasional. Apresiasi atas loyalitas ini disampaikan Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI.

Pada Januari–Oktober 2024, total perdagangan Indonesia dan UEA mencapai USD 4,18 miliar atau naik 2,67 persen dari periode yang sama pada 2023. Ekspor nonmigas Indonesia ke UEA tercatat sebesar USD 2,51 miliar, sedangkan impornya USD 639 juta.

Produk ekspor nonmigas utama Indonesia ke UEA di antaranya perhiasan, produk minyak sawit mentah dan turunannya, mobil penumpang, kain, dan kertas. Di sisi lain, impor utama Indonesia dari UEA adalah emas batangan, aluminium, sulfur, kimia khusus, dan elektronika telekomunikasi.

Sementara itu, ekspor perhiasan emas Indonesia yang termasuk kategori HS 711319 ke UEA selama periode 2019–2023 tumbuh dengan tren sebesar 46 persen per tahun. Pada Januari–September 2024, nilainya mencapai USD 505 juta atau meningkat 23,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK