Emas Menguat: Federal Reserve Beri Sinyal Pemangkasan Suku Bunga
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas spot menunjukkan penguatan setelah rilis data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan cenderung melong…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas spot menunjukkan penguatan setelah rilis data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan cenderung melonggarkan kebijakan moneter. Emas spot bertahan di atas 4.139 Dolar AS per ons, setelah sehari sebelumnya sempat melonjak hampir 2% menyusul pernyataan dovish dari pejabat The Fed.
Harapan Pelonggaran Kebijakan Moneter Meningkat
Data ekonomi yang menunjukkan pelemahan penjualan ritel AS, ditambah dengan kenaikan inflasi produsen (PPI) yang stabil, memberikan amunisi bagi stance The Fed yang lebih lunak. Analis pasar menilai data tersebut tidak mengubah ekspektasi penurunan suku bunga. Peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember kini diperkirakan mencapai 85%, melonjak signifikan dari 50% di minggu sebelumnya, didukung oleh komentar dovish dari Stephen Miran dan Christopher Waller.
Emas sebagai Aset Safe Haven Jangka Pendek
Emas, yang merupakan aset tanpa imbal hasil, secara tradisional diuntungkan oleh penurunan suku bunga karena mengurangi biaya peluang memegang logam mulia tersebut. Selain itu, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global yang meningkat juga menopang daya tarik emas sebagai aset safe haven. Dalam jangka pendek, ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang longgar dan gejolak global diperkirakan terus menjadi faktor utama penguat harga emas.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.