Emas Terkapar! Dolar AS Perkasa di Tengah Gagalnya Diplomasi Iran
FAKTANASIONAL.NET - Pasar komoditas dikejutkan dengan rontoknya harga emas global. Kombinasi antara keperkasaan indeks Dolar AS (DXY) dan kegagalan diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran menjadi pukulan telak bagi logam mulia ini. Alih-al…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Pasar komoditas dikejutkan dengan rontoknya harga emas global.
Kombinasi antara keperkasaan indeks Dolar AS (DXY) dan kegagalan diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran menjadi pukulan telak bagi logam mulia ini.
Alih-alih menjadi aset aman, emas justru tertekan oleh ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan.
Berdasarkan laporan perdagangan Senin, 13 April 2026, harga emas spot terpangkas 0,3 persen ke level 4.734,50 Dolar AS per ons. Angka ini merupakan titik terendah sejak awal April.
Pelemahan ini dipicu oleh blokade militer di pelabuhan Iran yang melambungkan harga minyak. Kondisi tersebut memaksa pasar memutar otak, karena inflasi yang meninggi membuat harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed semakin menipis.
Meski emas sedang lesu, instrumen lain justru menunjukkan taji. Perak memang terkoreksi tipis ke 75,71 Dolar AS, namun prospek jangka panjangnya dinilai sangat cerah akibat krisis energi yang mendorong investasi sel surya.
Sementara itu, paladium justru meroket 3 persen ke posisi 1.566,15 Dolar AS. Analis melihat koreksi emas sebagai fase pembersihan posisi spekulatif yang sehat untuk fundamental ke depan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.