Fakta Nasional

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Abu Anak Krakatau Menyebar hingga Jakarta

FAKTANASIONAL.NET – Aktivitas vulkanik meningkat di sejumlah wilayah Indonesia. Sedikitnya empat gunung api dilaporkan mengalami erupsi pada hari yang sama hingga Minggu (6/9) pagi. Keempat gunung tersebut ialah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda,…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 07 September 2026 📖 2 menit
Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Abu Anak Krakatau Menyebar hingga Jakarta
Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Abu Anak Krakatau Menyebar hingga Jakarta/Pixabay
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Aktivitas vulkanik meningkat di sejumlah wilayah Indonesia. Sedikitnya empat gunung api dilaporkan mengalami erupsi pada hari yang sama hingga Minggu (6/9) pagi.

Keempat gunung tersebut ialah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, serta Gunung Semeru di Jawa Timur. Informasi tersebut dikutip dari CNN Indonesia yang memantau laporan aktivitas vulkanik hingga Minggu (6/9) pukul 09.00 WIB.

Gunung Anak Krakatau tercatat terus mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) malam hingga Minggu (6/9).

Dampaknya, abu vulkanik dilaporkan menyebar hingga sejumlah wilayah, mulai dari Bengkulu sampai Jakarta.

Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat erupsi kembali terjadi pada Minggu (6/9) pukul 07.10 WIB. Letusan tersebut terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan berlangsung selama 16 detik.

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 07:10 WIB. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 16 detik," tulis Badan Geologi Kementerian ESDM pada Minggu (6/9).

BMKG, berdasarkan informasi PVMBG, VAAC Darwin, serta analisis RGB Citra Himawari-9, mengidentifikasi dua arah sebaran abu.

Sebaran pertama menuju timur laut-selatan, meliputi sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan perairan di sekitarnya.

Sebaran lainnya bergerak ke barat daya-barat laut, mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu-Lampung-Banten.

Di Maluku Utara, Gunung Ibu erupsi pada Minggu (6/9) pukul 04.55 WIT. Kolom letusan mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau 1.725 meter di atas permukaan laut.

Abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang bergerak ke timur laut. Erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 15 mm selama 35 detik.

Sementara itu, Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami rangkaian erupsi dalam 48 jam terakhir.

Letusan terkuat terjadi pukul 06.41 WITA dengan kolom abu setinggi 600 meter di atas puncak atau 2.023 meter di atas permukaan laut. Abu kelabu tebal bergerak ke tenggara, dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 82 detik.

Gunung Semeru kemudian erupsi pada pukul 07.51 WIB. Kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak, dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 102 detik.

Badan Geologi meminta masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak. Di luar radius tersebut, warga juga diminta menjauhi area 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena terdapat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 km dari puncak.

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tulis Badan Geologi.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK