Fakta Nasional

Era Digital Tuntut SDM Zakat Bertransformasi, FOZ: Ini Instrumen Strategis Bangsa

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Transformasi digital dan meningkatnya tuntutan akuntabilitas publik memaksa adanya perubahan fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di organisasi pengelola zakat (OPZ). Profesionalisme SDM kini menjadi k…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 23 October 2025 📖 1 menit
Era Digital Tuntut SDM Zakat Bertransformasi, FOZ: Ini Instrumen Strategis Bangsa
Ilustrasi – Komisaris Telkom Indonesia mendukung penuh digitalisasi Bank Kalbar guna memperkuat daya saing dan mempercepat inklusi keuangan di Kalimantan Barat.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Transformasi digital dan meningkatnya tuntutan akuntabilitas publik memaksa adanya perubahan fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di organisasi pengelola zakat (OPZ). Profesionalisme SDM kini menjadi kunci karena peran zakat yang terus berevolusi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Forum Zakat (FOZ), Wildhan Dewayana, dalam acara HRD OPZ Forum 2025 di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli, Ph.D, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Waryono Abdul Ghafur, dan Group CEO Paragon Corp Harman Subakat.

"Transformasi SDM ini dipandang begitu mendesak," ujar Wildhan.

Bukan Sekadar Ritual Ibadah

Wildhan menekankan bahwa zakat tidak lagi bisa dipandang hanya sebagai urusan ritual semata. Menurutnya, zakat telah bertransformasi menjadi salah satu instrumen strategis yang vital untuk pembangunan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa zakat memiliki implikasi sosial yang kuat serta potensi besar untuk membantu program perlindungan sosial dan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. "Zakat adalah kewajiban agama sekaligus monumen kebaikan dan syiar Islam," katanya.

Di era disrupsi digital saat ini, Wildhan mengidentifikasi dua tantangan utama bagi SDM OPZ, yakni disrupsi teknologi yang cepat dan meningkatnya tuntutan publik atas akuntabilitas dampak sosial yang dihasilkan.

Penguatan Kapasitas Amil

Menjawab tantangan tersebut, FOZ telah menjalankan berbagai program strategis yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme para amil (pengelola zakat).

Wildhan memaparkan sejumlah program yang sedang berjalan, seperti sertifikasi amil, Amil Capacity Building Festival (ACBF), Zakat Enrichment & Idea Exchange, hingga Kampus Zakat. Forum HRD OPZ yang digelar hari ini juga merupakan bagian dari upaya tersebut.

"Program-program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan rekrutmen, manajemen kinerja, dan pengembangan karier amil zakat," pungkasnya. Upaya ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri zakat yang semakin kompleks dan modern.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK