Fakta Nasional

Gandeng Bank Jago & Superbank, YessCredit Fokus Garap Pasar Kredit Digital di Kota Kecil dan Berkembang

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – YesssCredit, perusahaan pembiayaan digital yang mengedepankan inovasi dan keamanan, meresmikan kantor pusat barunya di kawasan Kuningan, Jakarta, sekaligus menegaskan komitmen untuk menghadirkan akses keuangan yang terpe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 25 September 2025 📖 2 menit
Gandeng Bank Jago & Superbank, YessCredit Fokus Garap Pasar Kredit Digital di Kota Kecil dan Berkembang
Kegiatan peresmian kantor pusat baru YesssCredit di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan/Dok. Evlogia.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – YesssCredit, perusahaan pembiayaan digital yang mengedepankan inovasi dan keamanan, meresmikan kantor pusat barunya di kawasan Kuningan, Jakarta, sekaligus menegaskan komitmen untuk menghadirkan akses keuangan yang terpercaya bagi masyarakat.

Dalam acara peresmian, Direktur Utama YesssCredit, Welan Towai Palilingan, menekankan bahwa inklusi pembiayaan digital tidak boleh hanya terfokus di kota besar.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga sangat ditopang oleh kota-kota kecil dan berkembang. Karena itu, YesssCredit sudah hadir di 30 provinsi, dari Sumatra hingga Maluku,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

YesssCredit menyalurkan pembiayaan melalui kolaborasi dengan Bank Jago dan Superbank sebagai lender, serta bermitra dengan lebih dari 4.000 toko di seluruh Indonesia. Saat ini, perusahaan telah melayani lebih dari 1,65 juta pengguna terdaftar dan menyalurkan kredit senilai Rp788 miliar sejak berdiri.

“Kerja sama strategis dengan bank dan jaringan ritel menjadi fondasi utama kami dalam menyediakan pembiayaan yang aman, praktis, dan bisa diandalkan masyarakat luas,” ungkapnya.

"Fokus kami saat ini ada pada pembiayaan produk-produk teknologi dan elektronik, yang banyak dipakai masyarakat untuk kebutuhan-kebutuhan produktif,” tambah dia.

Kota-kota tier-2 dan tier-3 dinilai memiliki potensi ekonomi besar. Berdasarkan data Twimbit Analysis (2024), meski PDB per kapita metropolitan mencapai Rp158 juta, pertumbuhan PDB di kota tier-2 dan tier-3 lebih tinggi, dengan CAGR 6,6% pada 2018–2022, dibandingkan metropolitan yang hanya 5,4%. Dari 163 juta penduduk perkotaan, 76% tinggal di wilayah tier-2 dan tier-3.

Direktur YesssCredit, Michael Li Meng, menegaskan bahwa teknologi menjadi kunci dalam memperluas inklusi. “Kami menggabungkan AI dengan pendekatan human-centered agar proses persetujuan lebih cepat dan mudah,” jelasnya.

Selain itu, Direktur YesssCredit Sylvia Yulianti Sirait menambahkan bahwa produk Installment Financing yang ditawarkan memiliki limit hingga Rp30 juta dengan tenor maksimal 24 bulan. “Kami menjamin transparansi harga, tenor fleksibel, serta tanpa biaya tersembunyi atau bunga mendadak. Tujuannya agar pembiayaan benar-benar mendorong produktivitas, bukan membebani,” tegasnya.

Dengan strategi ini, YesssCredit berharap dapat mempersempit kesenjangan akses kredit, sekaligus memperkuat peran pembiayaan digital dalam mendukung potensi ekonomi masyarakat di luar kota besar.[zul]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK