Fakta Nasional

Gandeng Rohis se-Indonesia, Kemenag dan BI Cetak Kreator Konten Muda Penggerak Ekonomi Syariah

FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Agama (Kemenag) dan Bank Indonesia (BI) resmi bersinergi dengan menggandeng pengurus Rohani Islam (Rohis) SMA dan SMK dari seluruh Indonesia. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memperkuat literasi ekonomi dan ke…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 27 June 2026 📖 2 menit
Gandeng Rohis se-Indonesia, Kemenag dan BI Cetak Kreator Konten Muda Penggerak Ekonomi Syariah
Kegiatan kolaborasi Kemenag dan Bank Indonesia ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi pelopor literasi ekonomi syariah melalui media sosial./Dok. Kemenag
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Agama (Kemenag) dan Bank Indonesia (BI) resmi bersinergi dengan menggandeng pengurus Rohani Islam (Rohis) SMA dan SMK dari seluruh Indonesia.

Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di kalangan generasi muda melalui optimalisasi media digital.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) Youth Content Creator Rohis Indonesia yang digelar di Badung, Bali.

Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M. Munir, menegaskan bahwa pemahaman mendalam mengenai ekonomi dan keuangan syariah adalah pilar penting dalam membangun peradaban Islam yang maju sekaligus berdaya saing. Ia menaruh harapan besar agar para pengurus Rohis dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan edukasi ini.

"Dengan bekal tersebut, pengurus Rohis diharapkan mampu menjadi pelopor penyebaran informasi yang bermanfaat, khususnya di lingkungan pelajar," ujar M. Munir.

Potensi Besar Industri Halal Indonesia

Baca Juga: Strategi Inovasi Pemuda: Langkah Nyata Banjarmasin di Borneo Impact Development 2026

Pada kesempatan yang sama, Deputi Direktur DEKS Bank Indonesia, Moh. Nuryazidi, memaparkan capaian impresif Indonesia di kancah global.

Berdasarkan laporan terbaru State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report, Indonesia saat ini kokoh menempati peringkat keempat dalam industri ekonomi syariah dunia, berada di bawah Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Sektor penopang utama prestasi ini meliputi fesyen muslim, makanan halal, serta media dan rekreasi halal.

Nuryazidi menilai generasi muda memiliki posisi yang sangat strategis untuk memperluas jangkauan literasi ekonomi syariah berkat kedekatan mereka dengan dunia digital. Melalui media sosial, para pelajar ini memiliki kekuatan besar untuk membawa perubahan.

"Sekarang kekuatan itu bukan cuma di perusahaan besar atau pemerintah, tapi juga ada di media sosial kalian. Satu konten yang kalian bikin bisa dilihat ribuan bahkan jutaan orang. Dan itu bisa jadi pintu buat orang lain mulai mengerti ekonomi syariah. Karena kalau literasi meningkat, efeknya besar sekali: masyarakat bisa naik level dari cuma beli, jadi bikin; dari ikut tren, jadi pencipta tren," ujar Nuryazidi dalam acara yang dikutip pada Sabtu (27/6/2026).

Praktek Langsung Menjadi Motor Penggerak

Lebih lanjut, Nuryazidi menambahkan bahwa pengurus Rohis punya peluang emas untuk menjadi motor penggerak literasi di lingkungan sekolah.

Mereka bisa memulai dengan menyebarkan informasi ringan namun edukatif mengenai gaya hidup halal (halal lifestyle), kewirausahaan syariah, hingga potensi besar industri halal nasional.

Tidak hanya menerima materi teori, dalam acara ToT ini para peserta juga ditantang untuk melakukan praktik langsung pembuatan konten media sosial, baik secara individu maupun berkelompok.

Melalui pendekatan praktis ini, Kemenag dan Bank Indonesia berharap dapat melahirkan generasi baru kreator konten muda yang mampu mengemas pesan-pesan ekonomi syariah ke dalam format yang kreatif, menarik, mudah dipahami, serta tetap relevan dengan tren keseharian generasi Z.

Baca Juga: Mengenang 17 Mei 1949, Wali Kota Banjarmasin Ajak Milenial Hidupkan Jiwa Bahari


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK