Fakta Nasional

Gempar! OTT KPK Sasar Petinggi Pengadilan Negeri Depok Terkait Suap

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dunia peradilan kembali diguncang oleh kabar miring. Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Depok, Jawa Barat, pada Kamis malam, 5 Februari 2026. Op…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 06 February 2026 📖 1 menit
Gempar! OTT KPK Sasar Petinggi Pengadilan Negeri Depok Terkait Suap
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dunia peradilan kembali diguncang oleh kabar miring. Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Depok, Jawa Barat, pada Kamis malam, 5 Februari 2026. Operasi senyap ini menyasar oknum aparat penegak hukum yang diduga terlibat dalam praktik rasuah untuk melancarkan urusan perkara di pengadilan.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, telah mengonfirmasi kebenaran operasi tersebut. Meski detail lengkapnya masih dalam proses pendalaman, ia memastikan bahwa pihak yang terjaring merupakan Aparat Penegak Hukum (APH).

Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa oknum yang diamankan menjabat sebagai salah satu petinggi di Pengadilan Negeri (PN) Depok, yang diduga kuat adalah sang Wakil Ketua.

Fokus utama dari OTT kali ini adalah dugaan suap terkait pengurusan perkara yang sedang berjalan. KPK mensinyalir adanya aliran dana ilegal guna memengaruhi putusan hukum.

Saat ini, para pihak yang ditangkap sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan dan bukti-bukti pendukung lainnya. Langkah ini menjadi peringatan keras bagi para abdi hukum agar tetap menjaga integritas di tengah kerentanan godaan suap.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK