Fakta Nasional

Hadiri Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA, Zulhas Ajak Generasi Bangsa Lanjutkan Perjuangan Pendiri NKRI

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia merupakan rumah bersama bagi seluruh entitas bangsa dan agama. Karena itu, keberagaman, persatuan, serta keberlanjutan kehidupan berbangsa harus terus di…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 10 August 2026 📖 2 menit
Hadiri Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA, Zulhas Ajak Generasi Bangsa Lanjutkan Perjuangan Pendiri NKRI
Kegiatan Haul Pendiri NKRI dan Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA yang berlangsung di Masjid Istiqlal/Scrsht Youtube.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia merupakan rumah bersama bagi seluruh entitas bangsa dan agama. Karena itu, keberagaman, persatuan, serta keberlanjutan kehidupan berbangsa harus terus dirawat dan dijaga.

Pesan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan dalam gelaran Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA yang dihadiri hampir 100 ribu jamaah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa.

“Melalui JATMA ASWAJA, kita diingatkan kembali bahwa kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari pengorbanan dan perjuangan para pendiri NKRI. Hari ini adalah momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan para tokoh yang telah meletakkan fondasi bagi berdirinya Indonesia,” ujar Zulkifli, Minggu malam, 9 Agustus 2026.

Di hadapan puluhan ribu jamaah, Zulkifli mengaku bersyukur dapat kembali bertemu dengan berbagai tokoh lintas agama, ulama, habaib, dan kiai. Pertemuan tersebut semakin bermakna karena diisi dengan lantunan zikir dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, sekaligus mengenang jasa para pendiri NKRI.

Menurut Zulkifli, kegiatan semacam ini memiliki arti penting di tengah kehidupan bangsa yang penuh keberagaman. Spiritualitas dan doa menjadi salah satu kekuatan moral untuk menjaga persaudaraan serta memperkokoh rasa cinta terhadap tanah air.

Senada dengan Zulkifli, Sekretaris Jenderal PB JATMA ASWAJA KH A. Helmy Faishal Zaini mengatakan, haul tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan mengenang masa lalu. Lebih dari itu, haul merupakan ruang refleksi untuk mengambil keteladanan dari para pendahulu dan meneruskan perjuangan mereka dalam menjaga persatuan bangsa.

“Haul mengajarkan kepada kita bahwa bangsa ini dibangun oleh perjuangan panjang, pengorbanan dan doa. Karena itu generasi hari ini jangan hanya menikmati hasil perjuangan para pendahulu, tetapi juga harus meneruskan cita-cita mereka,” kata Helmy.

Sementara itu, Ketua Panitia Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA Dr. M. Hasan Chabibie mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjaga agar nilai spiritualitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air tetap tumbuh di tengah masyarakat.

“Dari masjid, dengan zikir dan doa, JATMA ASWAJA ingin meneguhkan kembali satu pesan: mencintai tanah air adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga Indonesia sebagai rumah bersama,” ujar Hasan.

Gelaran Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA juga menjadi ruang untuk memperkuat pesan persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Kehadiran jamaah yang datang dari berbagai daerah memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap tanah air dapat menjadi titik temu bagi masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Helmy menegaskan, perbedaan bukan sesuatu yang harus dihapuskan dari kehidupan berbangsa. Sebaliknya, keberagaman merupakan kenyataan Indonesia yang harus dirawat melalui semangat persaudaraan.

“Indonesia ini rumah besar kita. Di dalam rumah ini ada banyak suku, agama, tradisi dan latar belakang. Tugas kita bukan menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan perbedaan itu menjadi kekuatan untuk hidup bersama,” tutur Helmy.

Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah dalam Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA: menjaga Indonesia bukan hanya melalui kerja-kerja pembangunan, tetapi juga dengan merawat persaudaraan, menghargai keberagaman, serta menumbuhkan kesadaran bahwa tanah air merupakan rumah bersama yang diwariskan para pendahulu kepada generasi berikutnya.[sel]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK