Fakta Nasional

Haji Isam Diberi Karpet Merah Prabowo, Tawaran Akuisisi Bayan Resources yang Tak Masuk Akal

FAKTANASIONAL.NET - Diistimewakan Prabowo, Haji Isam diberi karpet merah rampas 62%,2% saham Bayan Resources (perusahan Batu Bara) yg dipegang Law Tuck Kwong. Tawaran akuisisi saham dinilai tidak masuk akal. Haji Isam hanya menawarkan harga US$ 3 Mi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 12 September 2026 📖 1 menit
Haji Isam Diberi Karpet Merah Prabowo, Tawaran Akuisisi Bayan Resources yang Tak Masuk Akal
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Diistimewakan Prabowo, Haji Isam diberi karpet merah rampas 62%,2% saham Bayan Resources (perusahan Batu Bara) yg dipegang Law Tuck Kwong.

Tawaran akuisisi saham dinilai tidak masuk akal. Haji Isam hanya menawarkan harga US$ 3 Miliar (Rp 49,5 Triliun). Jauh di bawah harga pasar US$ 26 Miliar (Rp 429 Triliun). Tawaran harga ini mencerminkan diskon harga yg sangat menguntungkan Haji Isam sekira US$ 23 Miliar (396 Triliun) atau 80% dari valuasi harga saham Bayan Resources.

Jika akusisi ini berjalan, Haji Isam akan menguasai Bayan Resources sebagai perusahan Batu Bara dengan jumlah luas lahan konsesi yg sangat besar 126.293 hektar. Berbasis di Kaltim dan Kalsel.

Total produksi menempati urutan terbesar ke 3 di Indonesia dengan volume 68 juta metrik ton per tahun.

Potensi pendapatan rata-rata tahunan US$ 3,4 Miliar (Rp 54 triliun) hingga US$ 3,8 miliar (Rp 63 triliun).

Loyal dan dekat dengan Prabowo, membuat haji Isam makin berkuasa dan makin kaya. Merebut paksa konsesi tambang swasta lainnya dengan biaya murah (premanisme)

Apa dampaknya terhadap rakyat Indonesia ?

Tidak perlu berharap banyak. Hanya sekedar pergantian pemain. Dari loyalis rezim lama ke loyalis Prabowo. Polanya tetap sama. Memanen kekayaan. Perkaya diri pribadi dan oknum kekuasaan.

Rakyat mampus juga bodoh amat !!!

Penulis: Faisal Lohy (Cendekiawan Muda, Aktivis dan Akademisi)

Sumber: FB @Faisal Lohy


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK