Haji Isam Resmi Borong 10 Miliar Saham BYAN Milik Low Tuck Kwong
FAKTANASIONAL.NET - Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama resmi menandatangani kesepakatan untuk mengambil alih 10.000.000.500 saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang sebelumnya dimiliki Low Tuck Kwong dan putrinya, Ela…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama resmi menandatangani kesepakatan untuk mengambil alih 10.000.000.500 saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang sebelumnya dimiliki Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low.
Informasi tersebut disampaikan manajemen Bayan Resources melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/9) malam.
Dikutip dari CNN Indonesia, transaksi ini menjadi bagian dari rencana pengalihan saham pengendali perusahaan tambang batu bara tersebut.
Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement ditandatangani pada Rabu (16/9).
Kesepakatan tersebut dilakukan antara Low Tuck Kwong, Elaine Low, dan PT Jhonlin Baratama sebagai pembeli.
Dalam keterbukaan informasi BEI, manajemen Bayan menyatakan:
“Berdasarkan surat-surat pemberitahuan yang kami terima, Bapak Low Tuck Kwong (Dato' Dr. Low Tuck Kwong) dan Ibu Elaine Low telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada tanggal 16 September 2026 dengan PT Jhonlin Baratama (Pembeli) terkait rencana pengalihan 10.000.000.500 (sepuluh miliar lima ratus) saham biasa Perseroan dan penyelesaian transaksi tunduk pada pemenuhan beberapa kondisi-kondisi pendahuluan.”
Meski perjanjian telah ditandatangani, proses pengalihan belum sepenuhnya selesai. Bayan menegaskan transaksi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah conditions precedent atau persyaratan pendahuluan.
Manajemen Bayan menjelaskan bahwa setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan transaksi diselesaikan, PT Jhonlin Baratama akan memiliki 10.000.000.500 saham biasa perseroan.
“Setelah penyelesaian transaksi dan terpenuhinya atau seluruh syarat pendahuluan, Pembeli akan memiliki 10.000.000.500 (sepuluh miliar lima ratus) saham biasa Perseroan,” terang manajemen Bayan.
Perseroan juga memastikan penandatanganan perjanjian tersebut tidak menimbulkan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun keberlangsungan usaha Bayan.
Sebelumnya, Haji Isam dikabarkan membidik sekitar 62 persen saham BYAN milik Low Tuck Kwong. Bloomberg News pada Rabu (9/9) melaporkan adanya penawaran sekitar US$3 miliar atau setara Rp52,53 triliun dengan asumsi kurs Rp17.510 per dolar AS.
Namun, Reuters menyatakan belum dapat memverifikasi laporan tersebut. Kini, keterbukaan informasi BEI memberikan gambaran lebih konkret mengenai rencana pengalihan saham dalam jumlah besar tersebut.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.