Fakta Nasional

Harga BBM Per 7 Oktober 2026 Dipastikan Tetap, Simak Daftar Terbarunya

FAKTANASIONAL.NET — PT Pertamina (Persero) bersama pengelola SPBU swasta (BP-AKR, Shell, dan Vivo) mengonfirmasi tidak melakukan perubahan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, per Rabu (7/10/2026). Kebijakan ini mempertahankan tarif yang berl…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Sekar Ayuning Kasih Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 08 October 2026 📖 1 menit
Harga BBM Per 7 Oktober 2026 Dipastikan Tetap, Simak Daftar Terbarunya
Harga BBM Per 7 Oktober 2026 Dipastikan Tetap, Simak Daftar Terbarunya (Facebook)
) -->

FAKTANASIONAL.NET — PT Pertamina (Persero) bersama pengelola SPBU swasta (BP-AKR, Shell, dan Vivo) mengonfirmasi tidak melakukan perubahan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, per Rabu (7/10/2026). Kebijakan ini mempertahankan tarif yang berlaku sejak September 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan pertimbangan di balik penetapan tersebut.

"Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga Tetap sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," terang Kitty.

Rincian harga BBM berlaku di Jabodetabek per 7 Oktober 2026:

  • Pertamina: Pertalite Rp10.000/liter, Solar Subsidi Rp6.800/liter, Pertamax Rp15.950/liter, Pertamax Green 95 Rp19.150/liter, Pertamax Turbo Rp19.600/liter, Dexlite Rp23.700/liter, Pertamina Dex Rp25.200/liter.

  • BP-AKR: BP 92 Rp16.130/liter, BP Ultimate Rp19.330/liter, BP Ultimate Diesel Rp25.420/liter.

  • Shell: Shell V-Power Diesel Rp25.420/liter.

  • Vivo: Revvo 92 Rp16.130/liter, Revvo 95 Rp19.330/liter, Diesel Primus Rp25.420/liter. sak


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK