Fakta Nasional

Harga Emas Antam Stabil di Rp 1,902 Juta/Gram, Momentum Emas Turun Jadi Peluang Investasi

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada Minggu, 4 Mei 2025, harga emas Antam tercatat stabil di level Rp 1.902.000 per gram setelah mengalami penurunan pada akhir pekan sebelumnya. Meski sempat melemah Rp 10.000 pada Sabtu (3/5), level ini memberi si…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 05 May 2025 📖 1 menit
Harga Emas Antam Stabil di Rp 1,902 Juta/Gram, Momentum Emas Turun Jadi Peluang Investasi
Harga Emas Antam Stabil di Rp 1,902 Juta/Gram/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada Minggu, 4 Mei 2025, harga emas Antam tercatat stabil di level Rp 1.902.000 per gram setelah mengalami penurunan pada akhir pekan sebelumnya.

Meski sempat melemah Rp 10.000 pada Sabtu (3/5), level ini memberi sinyal bahwa pasar emas sedang berkonsolidasi usai rekor all‑time high (ATH) pada 22 April 2025 di angka Rp 2,039 juta per gram.

Bagi investor, fase stabilitas ini bisa menjadi pintu masuk untuk menambah porsi emas dalam portofolio.

Dalam lima hari perdagangan terakhir, harga emas Antam bergerak fluktuatif:

Kamis (1/5): turun drastis Rp 33.000/gram setelah ATH

Jumat (2/5): turun Rp 20.000/gram

Sabtu (3/5): melemah Rp 10.000/gram

Minggu (4/5): stabil di Rp 1.902.000/gram

Penurunan tajam pada 1–3 Mei menandakan profit taking usai pencapaian ATH. Namun, level support di Rp 1,900 juta memperkuat kemungkinan konsolidasi sebelum tren naik berikutnya.

Averaging Down: Beli bertahap saat harga turun untuk menurunkan rata‑rata harga perolehan.

Alokasi Portofolio: Pertahankan 10–15% aset di emas untuk lindung nilai inflasi.

Pantau Harga Per Gram: Manfaatkan fluktuasi harian—misalnya membeli di Rp 1,900 juta dan ambil profit saat menembus Rp 1,950 juta.

Daftar Harga Emas Antam per Gram (Minggu, 4 Mei 2025)

Dengan harga yang sedang terkoreksi, calon investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk membeli emas Antam dengan harga relatif murah sebelum potensi reli lanjutan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK