Fakta Nasional

Harga Emas Dunia Meroket ke Level Tertinggi, Efek Dolar Melemah dan Isu Damai Iran?

FAKTANASIONAL.NET - Pasar logam mulia sedang membara. Tren positif harga emas terus berlanjut hingga mencatatkan rekor baru dalam beberapa bulan terakhir. Kombinasi antara fluktuasi mata uang global dan dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi mo…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 02 April 2026 📖 1 menit
Harga Emas Dunia Meroket ke Level Tertinggi, Efek Dolar Melemah dan Isu Damai Iran?
Ilustrasi harga emas pegadaian hari ini/Dok. Pegadaian.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pasar logam mulia sedang membara. Tren positif harga emas terus berlanjut hingga mencatatkan rekor baru dalam beberapa bulan terakhir.

Kombinasi antara fluktuasi mata uang global dan dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi motor utama yang mendorong investor kembali memborong aset safe-haven ini.

Mengutip laporan Reuters pada Kamis, 2 April 2026, harga emas di pasar spot melonjak drastis sebesar 2,5 persen ke angka 4.784,22 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Rabu.

Ini merupakan titik tertinggi sejak pertengahan Maret lalu. Tidak ketinggalan, emas berjangka AS juga meroket 2,9 persen di posisi 4.813,10 Dolar AS per ons.

Pelemahan nilai tukar Dolar AS selama dua hari berturut-turut membuat emas menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain. Alhasil, permintaan meningkat tajam dan mendorong grafik harga ke zona hijau secara konsisten.

Fokus investor kini tertuju pada spekulasi de-eskalasi konflik di Selat Hormuz. Meski ada bantahan dari pihak Iran terkait klaim gencatan senjata, pasar tetap optimis.

Analis Senior Bob Haberkorn memprediksi emas berpotensi menembus level 5.000 Dolar AS jika tren perdamaian ini membuka peluang penurunan suku bunga oleh The Fed.

Jika inflasi mereda akibat turunnya harga energi, emas diprediksi akan semakin berkilau sepanjang tahun 2026. Saat ini, logam mulia lainnya seperti perak dan platinum juga terpantau kompak menguat mengikuti jejak emas.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK