Fakta Nasional

Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 2% Akibat Kesepakatan Perdagangan Global

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas dunia anjlok lebih dari 2% pada Rabu (14/5/2025), mencapai level terendah sejak 11 April 2025. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap kesepakatan perdagangan global, sehingga mi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 15 May 2025 📖 1 menit
Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 2% Akibat Kesepakatan Perdagangan Global
Harga Emas Antam Stabil di Rp 1,902 Juta/Gram/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas dunia anjlok lebih dari 2% pada Rabu (14/5/2025), mencapai level terendah sejak 11 April 2025.

Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap kesepakatan perdagangan global, sehingga minat investor terhadap aset safe haven seperti emas berkurang.

Berdasarkan data Reuters, harga emas spot sempat menyentuh US$ 3.174,62 per troy ounce, sedangkan harga emas berjangka AS ditutup melemah 1,8% ke US$ 3.188,3 per troy ounce. Pedagang logam independen Tai Wong menyatakan bahwa “penurunan tajam tarif impor antara AS dan China mendorong koreksi teknikal pada harga emas dunia.”

Kesepakatan pemangkasan tarif impor antara Amerika Serikat dan China selama 90 hari untuk merundingkan langkah lanjutan telah meredam kekhawatiran pasar.

Selain itu, potensi kesepakatan serupa dengan India, Jepang, dan Korea Selatan membuat permintaan emas melorot.

Meskipun sepanjang 2025 harga emas masih naik 21,3%, analis City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada, memperkirakan tekanan penurunan masih berlanjut.

Ia memperingatkan harga emas dapat menyentuh level US$ 3.136, kemudian US$ 3.073, bahkan US$ 3.000 jika koreksi berlanjut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK