Fakta Nasional

Harga Emas Global Tembus Rekor Dipicu Pelemahan Dolar AS

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas global melonjak lebih dari 1% pada Senin, 21 April 2025, menembus level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 3.380 per troy ons. Lonjakan ini dipicu oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 21 April 2025 📖 1 menit
Harga Emas Global Tembus Rekor Dipicu Pelemahan Dolar AS
Harga Emas Antam/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas global melonjak lebih dari 1% pada Senin, 21 April 2025, menembus level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 3.380 per troy ons.

Lonjakan ini dipicu oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya minat investor pada aset safe haven di tengah gejolak ekonomi global.

Menurut data Tradingeconomics, dolar AS turun ke level terendah dalam tiga tahun setelah kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi Negeri Paman Sam merebak.

Isu utama muncul dari rencana Presiden Donald Trump yang mempertimbangkan perombakan kepemimpinan The Fed, termasuk kemungkinan pemecatan Ketua The Fed, Jerome Powell.

Spekulasi ini menurunkan kepercayaan pasar terhadap independensi bank sentral AS, sehingga memperlemah greenback dan mendorong investor beralih ke emas sebagai pelindung nilai.

Tidak hanya pasar internasional, kenaikan harga emas global juga berdampak pada harga emas batangan Antam di dalam negeri. Pada Senin, harga emas Antam naik Rp 15.000 menjadi Rp 1.980.000 per gram, mencetak rekor tertinggi baru.

Tren ini memicu lonjakan permintaan emas fisik di kalangan investor ritel Indonesia yang mencari lindung nilai terhadap fluktuasi mata uang dan inflasi.

Selain faktor pelemahan dolar, keputusan bank sentral lain seperti European Central Bank (ECB) yang memangkas suku bunga turut memperkuat daya tarik emas.

Kebijakan suku bunga rendah di berbagai belahan dunia menurunkan biaya peluang memegang emas, sehingga memacu permintaan.

Dengan prospek ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian—termasuk potensi eskalasi perang dagang AS-Tiongkok—harga emas diprediksi akan terus berada di zona positif dalam beberapa pekan mendatang.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK