Fakta Nasional

Harga Emas Melejit, Tembus Level Tertinggi Tiga Minggu

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas global di bursa berjangka COMEX New York melesat ke level tertinggi dalam hampir tiga minggu pada perdagangan Selasa (11/11/2025) waktu setempat. Kenaikan signifikan ini didorong oleh sentimen pasar yang optim…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 12 November 2025 📖 1 menit
Harga Emas Melejit, Tembus Level Tertinggi Tiga Minggu
Harga Emas Antam Stabil di Rp 1,902 Juta/Gram/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga emas global di bursa berjangka COMEX New York melesat ke level tertinggi dalam hampir tiga minggu pada perdagangan Selasa (11/11/2025) waktu setempat. Kenaikan signifikan ini didorong oleh sentimen pasar yang optimis, dipicu oleh dua faktor utama: berakhirnya penutupan sementara (government shutdown) di Amerika Serikat dan ekspektasi bahwa data ekonomi AS yang akan dirilis akan memaksa Federal Reserve (The Fed) untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dengan memangkas suku bunga.

Emas secara tradisional dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven). Logam mulia ini cenderung menguat ketika suku bunga berada di level rendah, karena emas tidak menawarkan imbal hasil (yield) seperti aset obligasi. Dengan The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunga, daya tarik emas sebagai investasi menjadi lebih tinggi.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Optimisme pasar didorong oleh harapan penurunan suku bunga The Fed pada Desember. Analis Kitco Metals, Jim Wyckoff, menjelaskan bahwa pelaku pasar memproyeksikan data ekonomi pasca-penutupan pemerintahan akan menunjukkan pelemahan. Sebelumnya, data ekonomi sudah mengisyaratkan perlambatan, seperti penurunan lapangan kerja pada Oktober dan sentimen konsumen yang jatuh ke titik terendah dalam tiga setengah tahun. Kelemahan ini dipandang sebagai pemicu bagi The Fed untuk bertindak. Berakhirnya shutdown AS memungkinkan publikasi kembali data ekonomi penting seperti inflasi dan lapangan kerja, yang merupakan acuan utama The Fed.

Tren Kenaikan Logam Mulia Lain

Selain emas, logam mulia lain seperti platinum dan paladium juga mengalami kenaikan harga yang signifikan. Kenaikan pada komoditas ini mengikuti tren yang sama, didorong oleh ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter yang akan dilakukan oleh bank sentral AS tersebut. Harapan pelonggaran kebijakan ini secara kolektif meningkatkan daya tarik investasi non-imbal hasil di sektor logam mulia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK