Harga Emas Tergelincir Jelang Perjanjian Dagang AS-UE
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pergerakan harga emas global kembali menorehkan penurunan pada sesi perdagangan Senin pagi (28/7/2025). Logam mulia yang selama ini berperan sebagai aset safe haven tertekan oleh kabar kesepakatan kerangka dagang antara…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pergerakan harga emas global kembali menorehkan penurunan pada sesi perdagangan Senin pagi (28/7/2025).
Logam mulia yang selama ini berperan sebagai aset safe haven tertekan oleh kabar kesepakatan kerangka dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Dampaknya, minat investor beralih ke instrumen berisiko, sehingga harga emas spot sempat merosot ke level terendah sejak pertengahan Juli.
Perjanjian Dagang AS-UE dan Implikasinya
Kesepakatan dagang yang diumumkan pada Minggu (27/7/2025) membuat tarif impor AS untuk sebagian besar produk Eropa turun menjadi 15%, separuh dari angka yang sempat mengancam diberlakukan.
Langkah ini meredam ketegangan yang berpotensi memicu perang dagang besar dan mencakup hampir sepertiga volume perdagangan dunia. Kendati demikian, beberapa isu seperti tarif minuman beralkohol masih mengambang, menandakan negosiasi belum benar‑benar tuntas.
Pada pukul 09.08 WIB, emas spot melemah 0,1% ke level US$ 3.332,18 per troy ons setelah sebelumnya menyentuh titik terendah sejak 17 Juli. Kontrak berjangka emas AS pun turun tipis 0,1% ke US$ 3.331,60.
Analis senior Reliance Securities, Jigar Trivedi, menyatakan bahwa melemahnya indeks dolar AS ikut memberi sedikit nafas bagi pergerakan logam mulia, meski tekanan dari kesepakatan dagang tetap dominan.
Sementara itu, logam mulia lain mencatat kinerja beragam: perak naik 0,2% ke US$ 38,23 per troy ons, platinum menguat 0,6% ke US$ 1.409,50, dan paladium juga menguat 0,6% ke US$ 1.227,76.
Tren ini menunjukkan bahwa meski emas mengalami koreksi, diversifikasi portofolio melalui logam lain masih menarik perhatian investor.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.