Harga Minyak Dunia Menguat, Dipicu Sinyal Pemangkasan Suku Bunga The Fed
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak dunia mengalami kenaikan tipis pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2025), didorong oleh keyakinan investor bahwa Federal Reserve (The Fed) AS akan segera menurunkan suku bunga. Selain itu, memburuknya pro…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak dunia mengalami kenaikan tipis pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2025), didorong oleh keyakinan investor bahwa Federal Reserve (The Fed) AS akan segera menurunkan suku bunga. Selain itu, memburuknya prospek perundingan damai Ukraina juga turut menahan harga di level tinggi.
Minyak mentah Brent naik 0,94% menjadi $63,26 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1,22% menjadi $59,67 per barel. Analis menyebut, data perlambatan pertumbuhan lapangan kerja AS memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga, yang secara historis dapat mendorong permintaan minyak. Pelemahan Dolar AS juga membuat minyak lebih terjangkau bagi pembeli internasional.
Faktor Geopolitik dan Suplai
Selain The Fed, faktor geopolitik juga memengaruhi pergerakan harga. Meningkatnya ketegangan antara AS dan Venezuela berpotensi mengganggu suplai minyak dari negara tersebut, sehingga memberikan sentimen positif pada harga.
Perang dan Politik Dominasi Pasar
Harapan meredanya perang Ukraina meredup setelah utusan Presiden AS gagal mencapai terobosan dengan Kremlin. Analis dari PVM mencatat bahwa "Perang dan politik", diimbangi dengan stok dan surplus pasokan OPEC, menjaga harga Brent tetap di kisaran $60-$70 per barel untuk saat ini.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.