Harga Minyak Dunia Tak Menentu: Isu Damai AS-Iran vs Risiko Lonjakan 150 Dolar!
FAKTANASIONAL.NET - Gejolak di Timur Tengah terus membuat pasar energi global berada di persimpangan jalan pada Rabu, 25 Maret 2026. Harga minyak mentah dunia bergerak bak roller coaster setelah sempat melonjak hampir 5 persen di awal perdagangan. K…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Gejolak di Timur Tengah terus membuat pasar energi global berada di persimpangan jalan pada Rabu, 25 Maret 2026.
Harga minyak mentah dunia bergerak bak roller coaster setelah sempat melonjak hampir 5 persen di awal perdagangan. Ketegangan yang belum mereda memicu kekhawatiran akut akan gangguan pasokan di Selat Hormuz, jalur nadi distribusi energi dunia yang sangat vital.
Sentimen pasar sedikit mendingin setelah beredar laporan bahwa Amerika Serikat (AS) mengirimkan draf 15 poin rencana perdamaian kepada Iran. Proposal ini kabarnya mencakup opsi gencatan senjata selama satu bulan.
Akibatnya, harga minyak Brent yang sebelumnya bertengger di 104,49 Dolar AS per barel mulai terpangkas ke kisaran 100,07 Dolar AS. Begitu pula dengan WTI yang turun ke level 88,41 Dolar AS karena investor mulai memperhitungkan peluang damai.
Namun, pelaku pasar dilarang lengah. Pihak Iran dikabarkan membantah adanya negosiasi tersebut, yang artinya risiko kegagalan diplomasi masih sangat tinggi.
Jika konflik terus berlanjut tanpa solusi hingga akhir April, para analis memprediksi harga minyak Brent bisa meledak hingga 150 Dolar AS per barel. Angka ini akan melampaui rekor sejarah tahun 2008 dan berpotensi memicu krisis inflasi global yang sangat parah di masa depan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.