Harga Minyak Dunia Tertekan: Prospek Damai Rusia-Ukraina Picu Kekhawatiran Pasokan Global
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga minyak dunia kembali melemah di zona merah pada perdagangan Jumat (21/11/2025). Minyak Brent turun ke US$62,70 per barel dan **WTI** melemah ke US$58,29 per barel. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar akan…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga minyak dunia kembali melemah di zona merah pada perdagangan Jumat (21/11/2025). Minyak Brent turun ke US$62,70 per barel dan **WTI** melemah ke US$58,29 per barel. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar akan peningkatan pasokan global di tengah dorongan Amerika Serikat (AS) untuk mencapai kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina. Kedua acuan minyak ini menuju penurunan mingguan di atas 2%.
Sentimen Geopolitik dan Efek Penguatan Dolar
Sentimen bearish muncul setelah Washington aktif mendorong proposal perdamaian untuk mengakhiri konflik. Investor khawatir, jika damai tercapai, Rusia berpotensi meningkatkan kembali penjualan minyaknya tanpa tekanan geopolitik seperti saat ini, menghapus premi risiko yang selama ini menopang harga. Analis menilai, peluang kecil kesepakatan damai saja sudah cukup untuk menggerus harga. Di sisi lain, tekanan juga datang dari faktor makro global, yaitu penguatan dolar AS, yang membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan. Dolar menguat seiring keyakinan bahwa Federal Reserve belum akan memangkas suku bunga.
Pasar Menanti Data dan Perkembangan Diplomasi
Prospek damai Rusia-Ukraina, kekhawatiran oversupply, dan dolar yang menguat membuat pasar minyak sulit untuk rebound dalam waktu dekat. Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian untuk menanti rilis data persediaan minyak serta perkembangan terbaru dalam diplomasi geopolitik antara Rusia dan Ukraina. Perkembangan ini akan menjadi penentu arah harga minyak ke depan, di tengah sanksi yang baru saja berlaku untuk produsen minyak utama Rusia, Rosneft dan Lukoil, yang dampaknya dinilai bisa sementara jika kesepakatan damai tercapai.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.