Fakta Nasional

Harga Minyak Global Anjlok Drastis, Ternyata Dampak dari Ini!

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam yang belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Data perdagangan menunjukkan bahwa harga patokan minyak Brent ditutup di $65,58 per barel pada Jumat (4/4/2025), turun…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 05 April 2025 📖 1 menit
Harga Minyak Global Anjlok Drastis, Ternyata Dampak dari Ini!
Harga minyak mentah Brent dilaporkan anjlok kembali ke level sebelum konflik di kisaran 72 dolar AS per barel akibat melimpahnya pasokan dan penurunan permintaan dari China./(Ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam yang belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Data perdagangan menunjukkan bahwa harga patokan minyak Brent ditutup di $65,58 per barel pada Jumat (4/4/2025), turun 6,5% dari sebelumnya.

Sementara itu, minyak jenis WTI mengalami penurunan sebesar 7,4% dan berakhir di $61,99, menjadikannya level terendah sejak hampir empat tahun lalu.

Dalam dua hari terakhir, minyak Brent dan WTI masing-masing merosot hingga 12,5% dan 13,6%, menandakan guncangan besar di pasar energi global.

Penurunan harga minyak tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada tiga faktor utama yang memberikan tekanan besar pada harga, yakni tarif tinggi dari Presiden Amerika Serikat, balasan tarif dari China, dan keputusan OPEC yang mempengaruhi pasokan global.

China, importir minyak terbesar di dunia, mengumumkan tarif tambahan sebesar 34% terhadap barang-barang AS mulai 10 April.

Langkah ini semakin memperburuk situasi perang dagang yang telah berlangsung lama, menyebabkan para investor mengkhawatirkan potensi resesi global yang semakin mendekat.

Di sisi lain, keputusan OPEC yang baru-baru ini diumumkan juga turut memberikan dampak signifikan pada pergerakan harga minyak.

Penurunan ini merupakan cerminan dari ketidakpastian global yang juga berdampak pada komoditas lain seperti gas alam, kedelai, dan emas.

Bank investasi terkemuka seperti JPMorgan bahkan memperkirakan peluang resesi global akan mencapai 60% pada akhir tahun, naik signifikan dari perkiraan sebelumnya.

Tekanan dari faktor-faktor eksternal ini menyebabkan penurunan harga minyak mencapai level yang belum pernah dilihat dalam satu setengah tahun terakhir.

Situasi ekonomi dunia yang tengah mengalami gejolak membuat para analis memperhatikan dengan seksama setiap pergerakan harga minyak.

Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi pasar energi, tetapi juga memberikan dampak luas terhadap perekonomian global dan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.[dit]

**


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK