Fakta Nasional

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah 3 Pekan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pasar minyak global mengalami tekanan tajam pada perdagangan Jumat (25/7/2025), dengan harga Brent dan WTI menutup di level terendah dalam tiga pekan terakhir. Kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi global ser…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 26 July 2025 📖 1 menit
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah 3 Pekan
Tambang minyak mentah/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pasar minyak global mengalami tekanan tajam pada perdagangan Jumat (25/7/2025), dengan harga Brent dan WTI menutup di level terendah dalam tiga pekan terakhir.

Kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi global serta sinyal peningkatan pasokan mendorong sentimen jual di kalangan pelaku pasar.

Harga minyak mentah Brent turun 1,1% ke US$ 68,44 per barel, sementara WTI melemah 1,3% ke US$ 65,16 per barel. Penurunan ini dipicu oleh data ekonomi yang menunjukkan perlambatan permintaan energi di beberapa negara konsumen utama.

Selain itu, prospek pasokan tambahan dari Venezuela yang akan kembali membuka operasional mitra PDVSA, termasuk Chevron, turut menambah tekanan. Jika terealisasi, ekspor minyak Venezuela bisa meningkat lebih dari 200.000 barel per hari.

Di sisi produsen, delegasi OPEC+ mengindikasikan rencana menaikkan produksi untuk merebut pangsa pasar saat musim panas, meski JMMC menyatakan tidak memiliki wewenang kuota. Sinyal perlambatan ekonomi China dan Eropa pun menambah kekhawatiran tentang permintaan jangka pendek.

Namun, optimisme masih terjaga karena beberapa kesepakatan dagang AS diharapkan dapat memacu pertumbuhan global dan permintaan minyak dalam jangka panjang.

Dengan volatilitas yang tinggi, pelaku pasar akan terus memantau perkembangan kebijakan OPEC+, data permintaan, dan dinamika geopolitik. Bagi konsumen, penurunan harga ini memberikan peluang untuk meningkatkan stok energi dengan biaya lebih rendah, sementara produsen perlu mengantisipasi potensi tekanan margin apabila harga terus menurun.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK