Harga Minyak Naik Didukung Produksi OPEC+ yang Terbatas
JAKARTA, FAKTANASIOANAL.NET - Harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan seiring produksi terbaru OPEC+ yang lebih kecil dari perkiraan. Pasar juga merespons positif penimbunan minyak oleh China dan potensi sanksi tambahan terhadap Rusia. Delapan…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIOANAL.NET - Harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan seiring produksi terbaru OPEC+ yang lebih kecil dari perkiraan. Pasar juga merespons positif penimbunan minyak oleh China dan potensi sanksi tambahan terhadap Rusia.
Delapan anggota OPEC+ sepakat menaikkan produksi mulai Oktober sebesar 137.000 barel per hari, jauh di bawah target kenaikan sebelumnya yang mencapai 550.000 barel per hari. Kondisi ini membuat harga minyak mentah Brent naik 0,7% menjadi US$ 66,49 per barel dan WTI AS naik 1,2% menjadi US$ 62,98 per barel.
Analis menyebut peningkatan produksi yang terbatas memperkecil kapasitas cadangan OPEC+, sehingga harga cenderung bertahan di level tinggi.
China diperkirakan terus membeli 500.000 barel per hari untuk persediaan hingga 2026, membantu menyerap kelebihan pasokan global. Selain itu, ancaman sanksi tahap kedua dari AS terhadap Rusia membuat pasar khawatir pasokan akan semakin ketat.
Kondisi ini berpotensi mendorong harga minyak tetap tinggi dalam jangka menengah. Investor energi diprediksi memanfaatkan momentum ini untuk mengambil posisi beli.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.