Fakta Nasional

Harga Plastik Melonjak Drastis di Pasar Kebayoran Lama, Pedagang Imbau Pembeli Lebih Bijak

FAKTANASIONAL.NET – Lonjakan harga bahan baku plastik mulai berdampak nyata di tingkat hilir. Para pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mulai mengeluhkan kenaikan harga jual plastik yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 03 April 2026 📖 1 menit
Harga Plastik Melonjak Drastis di Pasar Kebayoran Lama, Pedagang Imbau Pembeli Lebih Bijak
Mendag Budi Santoso - Kementerian Perdagangan mendorong pelaku UMKM menangkap peluang skema waralaba yang dinilai lebih aman dan teruji, dibarengi dengan pengetatan izin bagi pemberi waralaba demi melindungi konsumen./Humas.
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Lonjakan harga bahan baku plastik mulai berdampak nyata di tingkat hilir. Para pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mulai mengeluhkan kenaikan harga jual plastik yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini memaksa pedagang untuk memberikan edukasi kepada konsumen agar lebih selektif dalam berbelanja.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (2/4/2026), para pedagang menyebut kenaikan ini dipicu oleh meroketnya harga pasokan dari tingkat produsen.

Kenaikan Hingga Rp10 Ribu per Kilogram

Salah satu pedagang plastik, Jumid, mengungkapkan bahwa jenis plastik yang paling banyak dicari masyarakat mengalami kenaikan harga yang cukup tajam.

“Harga plastik polietilen bening kini mencapai Rp33 ribu, naik dari sebelumnya Rp24 ribu. Kenaikan berasal dari harga bahan baku di tingkat produsen,” ujar Jumid, Kamis (2/4/2026).

Senada dengan Jumid, pedagang lain bernama Aca menyebutkan bahwa hampir seluruh varian plastik mengalami penyesuaian harga. Hal ini membuat pola konsumsi pelanggan berubah menjadi lebih irit.

“Hampir semua jenis plastik naik. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu kini melonjak menjadi sekitar Rp35 ribu, sehingga membuat pembeli lebih selektif,” jelas Aca.

Edukasi Konsumen dan Pemasangan Pengumuman

Guna menghindari kesalahpahaman dengan pelanggan, sejumlah pedagang mulai berinisiatif memasang pengumuman tertulis mengenai kenaikan harga di lapak mereka. Langkah ini diambil untuk memberikan pemahaman bahwa kenaikan harga terjadi secara menyeluruh dari tingkat hulu, bukan kebijakan sepihak dari pedagang pasar.

Penyebab Utama: Gangguan Impor Nafta

Kenaikan harga di pasar tradisional ini merupakan imbas dari gejolak industri petrokimia global.

Menteri Perdagangan Budi Santoso sebelumnya telah menjelaskan bahwa gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah menjadi penyebab utama.

Sekitar 60% kebutuhan nafta—komponen utama pembuat plastik—masih bergantung pada impor dari kawasan Timur Tengah.

Konflik geopolitik yang terjadi di wilayah tersebut berdampak langsung pada terhambatnya distribusi dan melambungnya biaya produksi plastik di dalam negeri.

Pemerintah saat ini tengah mengupayakan pencarian sumber bahan baku alternatif dari negara lain guna menstabilkan harga di tingkat pasar domestik.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK