Harta Presiden Prabowo Tembus Rp 2,06 Triliun, Intip Isi Garasinya yang Bikin Penasaran!
FAKTANASIONAL.NET - Total nilai kekayaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tercatat melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp 2,06 triliun. Mengutip publikasi dari berbagai sumber, lonjakan drastis ini rupanya didorong kuat oleh apresias…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Total nilai kekayaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tercatat melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp 2,06 triliun.
Mengutip publikasi dari berbagai sumber, lonjakan drastis ini rupanya didorong kuat oleh apresiasi nilai aset properti milik sang Kepala Negara.
Merujuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Maret 2026, nilai tanah dan bangunan milik Presiden tumbuh sebesar 9,9 persen.
Namun, redaksi Faktanasional menyoroti satu fakta menarik: isi garasi kepresidenan justru tidak bertambah.
Nilai alat transportasi dan mesin stagnan di angka Rp 1,25 miliar, tanpa kehadiran supercar atau mobil listrik mewah. Kendaraan roda empat paling muda yang terdaftar hanyalah Honda CR-V keluaran 2007.
Publik mungkin mempertanyakan keberadaan MV3 Garuda Limousine atau Maung Garuda. Nyatanya, mobil anti-peluru buatan PT Pindad itu absen dari daftar kekayaan pribadi karena murni berstatus sebagai fasilitas resmi negara.
Sang Presiden terbukti lebih menyukai deretan kendaraan tangguh berpenggerak 4x4. Total ada delapan unit kendaraan di garasinya, mencakup Toyota Alphard (2005), motor Suzuki (2002), hingga dua mobil klasik: Toyota Land Cruiser (1980) dan Land Rover (1992).
Secara hitungan administratif, kedua mobil antik ini masing-masing ditaksir bernilai Rp 50 juta, meskipun harga di pasar kolektor jauh melampaui angka tersebut.
Di luar urusan otomotif yang sarat nilai historis, struktur finansial Presiden Prabowo terbukti sangat sehat. Instrumen surat berharga menjadi penyumbang terbesar portofolionya dengan nominal fantastis mencapai Rp 1,67 triliun.
Rincian aset lainnya mencakup simpanan kas dan setara kas senilai Rp 48 miliar, serta kepemilikan harta bergerak lainnya sebesar Rp 16,4 miliar.
Laporan resmi KPK ini memberikan penegasan akhir bahwa sang Presiden terbebas dari segala bentuk tanggungan utang, merepresentasikan fondasi finansial yang luar biasa solid dalam menakhodai pemerintahan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.