Fakta Nasional

Hasil Survei: TNI dan Kejagung Jadi Dua Lembaga Negara Tertinggi dalam Mendapatkan Kepercayaan Publik

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi dua lembaga negara tertinggi dalam mendapat kepercayaan publik. Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator P…

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 28 January 2025 📖 2 menit
Hasil Survei: TNI dan Kejagung Jadi Dua Lembaga Negara Tertinggi dalam Mendapatkan Kepercayaan Publik
Jaksa Agung RI, ST. Burhanuddin dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto/humas

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi dua lembaga negara tertinggi dalam mendapat kepercayaan publik.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia terkait pandangan masyarakat terhadap berbagai lembaga negara dalam 100 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dari hasil survei yang dikeluarkan Indikator Politik Indonesia tersebut, 21 persen publik sangat percaya pada TNI, 71 persennya cukup percaya, dan 5 persen kurang percaya.

Sedangkan terkait Kejaksaan Agung, 13 persennya publik sangat percaya, 66 persen cukup percaya, dan 15 persen kurang percaya.

Sementara itu, terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebanyak 8 persen publik menyatakan sangat percaya, 64 persen cukup percaya, dan 22 kurang percaya.

Dalam survei yang dikeluarkan Indikator Politik Indonesia juga terungkap bahwa kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih selama 100 hari kerja mencapai 79,3 persen.

“Jadi, ini modal politik yang besar sekali buat Presiden Prabowo Subianto,” kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida dalam Rilis Temuan Survei Nasional: “Evaluasi Publik atas Kinerja Presiden dan Kabinet Merah Putih” secara virtual, Senin (27/1/2025).

Lebih lanjut Rizka mengungkapkan, survei dilakukan pada 16-21 Januari 2025 dengan melibatkan 1.220 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling.

Responden terdiri atas 49,9% laki-laki dan 50,1% perempuan. Dengan margin of error ±2,9% dan tingkat kepercayaan 95%, hasil survei ini memberikan gambaran akurat mengenai persepsi publik.

Dalam survei ini, responden diminta untuk menjawab pertanyaan sebagai berikut: “Tolong sebutkan tingkat kepercayaan Ibu/Bapak terhadap masing-masing lembaga berikut? Apakah Ibu/Bapak sangat percaya, cukup percaya, kurang percaya, atau tidak percaya sama sekali?”

Berikut hasil lengkap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dengan pertanyaan yang disampaikan kepada responden tersebut:

Berikut hasil lengkap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dengan pertanyaan yang disampaikan kepada responden tersebut:

  • Presiden: 26 persen sangat percaya, 71 persen cukup percaya dan 20 persen kurang percaya.
  • TNI: 21 persen sangat percaya, 71 persen cukup percaya dan 5 persen kurang percaya.
  • Kejaksaan Agung: 13 persen sangat percaya, 66 persen cukup percaya dan 15 persen kurang percaya.
  • Komisi Pemberantasan Korupsi: 8 persen sangat percaya, 64 persen cukup percaya dan 22 persen kurang percaya.
  • Polri: 8 persen sangat percaya, 61 persen cukup percaya dan 26 persen kurang percaya.
  • Pengadilan: 7 persen sangat percaya, 64 persen cukup percaya dan 21 persen kurang percaya.
  • Mahkamah Konstitusi: 6 persen kurang percaya, 69 persen cukup percaya dan 16 persen kurang percaya.
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat: 5 persen sangat percaya, 68 persen cukup percaya dan 20 persen kurang percaya.
  • Dewan Perwakilan Daerah: 5 persen sangat percaya, 68 persen kurang percaya, dan 19 persen kurang percaya.
  • Partai Politik: 4 persen sangat percaya, 58 persen cukup percaya dan 30 persen kurang percaya.
  • Dewan Perwakilan Rakyat: 3 persen sangat percaya, 64 persen cukup percaya dan 26 persen kurang percaya.[zul]
 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK