Fakta Nasional

Hasto dan Sri Rahayu Beri Apresiasi Relawan Kesehatan PDIP yang Dua Bulan di Lokasi Bencana Sumatra

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto dan Wakil Sekjen PDIP Sri Rahayu menyampaikan apresiasi tinggi kepada para tenaga medis dan relawan kesehatan yang telah berdedikasi membantu masyarakat di wilayah terdampak…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 14 February 2026 📖 2 menit
Hasto dan Sri Rahayu Beri Apresiasi Relawan Kesehatan PDIP yang Dua Bulan di Lokasi Bencana Sumatra
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto dan Wakil Sekjen PDIP Sri Rahayu menyampaikan apresiasi tinggi kepada para tenaga medis dan relawan kesehatan yang telah berdedikasi membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana, khususnya di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.

"Kita harus bangga, PDI Perjuangan punya relawan yang siap tempur di kondisi apa pun," kata Wasekjen DPP PDIP, Sri Rahayu dalam acara bertajuk ‘Pemberian Apresiasi Atas Dedikasi dan Pengabdian Dokter, Perawat, Driver-Co Driver, dan Relawan Kesehatan’ yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning, dan Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukamdani.

Dalam pidatonya, Sri Rahayu menekankan bahwa militansi relawan PDIP, khususnya dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), adalah bukti nyata kehadiran partai di tengah kesulitan rakyat.

Ia sempat menyentil fenomena partai politik yang hanya muncul melalui atribut visual tanpa aksi nyata di lapangan.

“Kita harus bangga, PDI Perjuangan punya relawan yang siap tempur di kondisi apa pun, baik ada bencana maupun tidak. Ini yang membedakan kita dengan yang lain. Saat kami turun di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara, yang ada hanya kita. Yang lain hanya menempelkan spanduk, tapi kerja untuk kesehatan masyarakat sama sekali tidak ada,” ujar Sri Rahayu.

Komitmen Kemanusiaan: Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat

Sri Rahayu menceritakan pengalamannya turun langsung ke lokasi bencana bersama Ribka Tjiptaning. Ia mengaku ingin merasakan langsung beratnya perjuangan para relawan, termasuk menempuh perjalanan darat selama belasan jam.

“Saya dan Mbak Ning (Ribka Tjiptaning) merasakan perjalanan paling panjang hingga 18 jam, total bolak-balik 33 jam naik mobil. Penting bagi kami untuk tahu kesulitan relawan di lapangan, mulai dari akses jalan yang berat hingga fasilitas yang terbatas,” ungkapnya.

Baginya, pengabdian ini bukan sekadar tugas organisasi, melainkan bentuk kebanggaan sebagai kader partai yang memegang teguh prinsip kemanusiaan.

Agenda Pascabencana dan Antisipasi Penyakit

Selain memberikan apresiasi, pertemuan ini juga menjadi ajang penguatan organisasi relawan. Sri Rahayu melaporkan kepada Sekjen Hasto Kristiyanto mengenai rencana tindak lanjut bakti sosial pasca-Ramadan mendatang.

Fokus utama ke depan adalah antisipasi munculnya penyakit pascabencana akibat sisa lumpur dan debu yang belum tertangani sepenuhnya di permukiman warga.

“Masyarakat di tiga provinsi tersebut sangat menyambut baik kehadiran kita. Ke depan, kita akan susun kembali langkah-langkah terorganisir untuk bakti sosial kesehatan, terutama mengantisipasi penyakit pernapasan saat musim kemarau akibat debu sisa bencana,” jelasnya.

Ia juga berpesan agar para relawan kesehatan tetap aktif di daerah masing-masing, termasuk membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan seperti BPJS.

“Apapun masalah kesehatan di tengah warga, jika kita tahu informasinya, tugas kita adalah hadir dan membantu melaksanakannya,” tutup Sri Rahayu.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK