Fakta Nasional

Heboh Fasilitas Eksklusif! MAKI Sebut Pengalihan Penahanan Yaqut Bentuk Diskriminasi

FAKTANASIONAL.NET - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melontarkan kritik keras terhadap perlakuan istimewa yang diterima mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menilai pengalihan status Yaqut menjadi taha…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 23 March 2026 📖 1 menit
Heboh Fasilitas Eksklusif! MAKI Sebut Pengalihan Penahanan Yaqut Bentuk Diskriminasi
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melontarkan kritik keras terhadap perlakuan istimewa yang diterima mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menilai pengalihan status Yaqut menjadi tahanan rumah pada Minggu, 22 Maret 2026, sebagai tindakan diskriminatif yang tidak memiliki landasan kuat.

Boyamin menekankan bahwa selama ini KPK hanya mengalihkan penahanan jika ada alasan kesehatan yang mendesak.

Namun, dalam kasus Yaqut, tidak ditemukan indikasi sakit yang mengharuskan ia keluar dari rutan. Keputusan untuk memulangkan Yaqut menjelang Lebaran dianggap sebagai bentuk "karpet merah" yang memicu kecemburuan sosial, baik di mata masyarakat maupun di kalangan sesama tahanan lainnya.

Isu ini semakin menguat setelah Silvya Harefa, istri mantan Wamenaker Noel, memberikan kesaksian pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Ia mengonfirmasi bahwa Yaqut sudah tidak terlihat sejak Kamis malam, 19 Maret 2026, bahkan tidak hadir dalam pelaksanaan Salat Id di Masjid Gedung Merah Putih. Fakta ini memperkuat dugaan adanya perlakuan khusus yang diberikan kepada mantan pejabat tersebut di tengah proses hukum yang masih berlangsung.

MAKI mendesak KPK untuk tetap konsisten pada prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Keistimewaan bagi tokoh tertentu hanya akan meruntuhkan martabat penegakan hukum korupsi yang selama ini dibangun dengan susah payah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK