Honor Magic V5 Dijadwalkan Bawa Baterai 6.000 mAh dan Charger 66W
TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Honor terus berinovasi di segmen foldable dengan meluncurkan generasi penerus Magic V3, yakni Magic V5. Menurut dokumen MIIT dan sertifikat 3C terbaru, perangkat ini akan dibekali dua sel baterai berkapasitas 2.070 mAh dan…
Dengarkan Ringkasan
TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Honor terus berinovasi di segmen foldable dengan meluncurkan generasi penerus Magic V3, yakni Magic V5.
Menurut dokumen MIIT dan sertifikat 3C terbaru, perangkat ini akan dibekali dua sel baterai berkapasitas 2.070 mAh dan 3.880 mAh, total minimal 5.950 mAh (tipikal > 6.000 mAh).
Peningkatan signifikan dari Magic V3 (4.750 mAh) menjanjikan daya tahan lebih lama di bodi lipat yang tetap ramping.
Honor memilih melewati penamaan “Magic V4” karena tradisi menghindari angka 4 di pasar Tiongkok—sebuah langkah marketing yang juga dilakukan oleh sejumlah pesaing.
Diprediksi peluncuran global mengikuti jejak dua generasi sebelumnya: pengumuman pertama di Tiongkok pada Juli, lalu debut global di ajang IFA Berlin pada September 2025.
Konfigurasi baterai ganda memungkinkan distribusi beban pengisian lebih merata, meningkatkan efisiensi panas dan umur sel.
Dengan dukungan wired charging 66 W, Magic V5 mampu terisi penuh dari 0–100% dalam waktu kurang lebih 45 menit, setara dengan seri Magic V terdahulu. Ini menjadi nilai jual utama di segmen foldable yang biasanya mengorbankan kapasitas demi desain tipis.
Honor kemungkinan akan menghadirkan Magic V5 lebih awal dari jadwal tradisional, seiring tren peluncuran smartphone flagship yang semakin dipercepat.
Optimalisasi software di One UI berbasis Android 15 diharapkan memaksimalkan manajemen daya dan kemampuan multitasking, memanfaatkan kapasitas baterai besar untuk tugas berat seperti gaming dan streaming video di layar lipat.
Dengan kombinasi baterai 6.000 mAh, pengisian cepat 66 W, dan prosesor efisien, Honor Magic V5 siap menantang dominasi Samsung dan Oppo di ranah ponsel lipat.
Konsumen yang mengutamakan daya tahan lama dan kecepatan charging akan menjadi sasaran utama.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.