Apple Siapkan HP Anti-Jambret di iPhone, Terkunci Otomatis
FAKTANASIONAL.NET - Apple masih mengembangkan fitur keamanan baru untuk iPhone yang dapat membantu melindungi perangkat ketika direbut dari tangan pemilik. Fitur tersebut ditemukan dalam kode iOS 27.2 beta 2 dan untuk sementara disebut “AutoLock” se…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Apple masih mengembangkan fitur keamanan baru untuk iPhone yang dapat membantu melindungi perangkat ketika direbut dari tangan pemilik.
Fitur tersebut ditemukan dalam kode iOS 27.2 beta 2 dan untuk sementara disebut “AutoLock” secara internal.
BACA JUGA
iPhone XS Rampasan Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Pastikan Seluruh Data Sudah Dihapus
Dikutip dari 9to5Mac, fitur tersebut sebelumnya sudah ditemukan dalam pengembangan Apple.
Tujuannya adalah membuat iPhone dapat mengenali kondisi ketika perangkat kemungkinan diambil secara paksa dari tangan pemilik.
Jika sistem mendeteksi sejumlah tanda yang dianggap mencurigakan, iPhone nantinya dapat mengunci perangkat secara otomatis.
Namun, Apple sampai saat ini belum mengumumkan fitur tersebut secara resmi.
Menurut kode terbaru yang ditemukan 9to5Mac, AutoLock tidak hanya mengandalkan satu tanda untuk menentukan apakah iPhone sedang direbut.
BACA JUGA
Bocoran Xiaomi 18: Desain Mirip iPhone 16 Pro Kembali Heboh
Sistem dapat menggunakan beberapa sinyal berikut:
1. Percepatan atau gerakan mendadak yang dianggap sesuai dengan kondisi iPhone direbut dari tangan pemiliknya.
2. Apple Watch yang terhubung tidak dapat dijangkau dalam jangka waktu tertentu.
3. Koneksi dengan Apple Watch terputus.
4. Koneksi jaringan hilang dalam waktu yang cukup lama.
5. iPhone tetap dalam kondisi tidak terkunci melewati batas waktu tertentu.
Dengan menggunakan beberapa sinyal tersebut, sistem dapat mencoba membedakan penggunaan normal dengan kondisi ketika iPhone kemungkinan telah diambil oleh orang lain.
Fitur keamanan seperti ini memiliki tantangan tersendiri.
Sistem harus bisa membedakan antara pencurian dan aktivitas normal pengguna.
Karena itu, Apple tampaknya menyiapkan beberapa mekanisme untuk mengurangi kemungkinan false positive, yaitu ketika iPhone salah mengira perangkat sedang dicuri.
Salah satu perlindungan tersebut berkaitan dengan autentikasi biometrik.
Jika pengguna berhasil melakukan autentikasi dengan metode biometrik, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa perangkat masih berada di tangan pemilik.
Kode tersebut juga menunjukkan adanya pengecualian untuk aktivitas tertentu pada aplikasi yang sedang dibuka.
Selain itu, terdapat mekanisme yang disebut backoff.
Mekanisme ini dapat menghentikan sementara pemicu penguncian otomatis setelah perangkat mengalami beberapa kejadian penguncian secara berulang.
Menurut temuan 9to5Mac, AutoLock tampaknya menggunakan semacam sistem voting untuk menentukan apakah iPhone perlu dikunci.
Dalam sistem tersebut, satu sinyal yang menunjukkan kemungkinan pencurian dapat meminta iPhone untuk mengunci perangkat.
Namun, sinyal perlindungan tertentu dapat membatalkan permintaan tersebut.
BACA JUGA
Rumor iPhone 18 Pro Max: Kapasitas Baterai Meningkat Tipis
Beberapa faktor yang dapat menjadi pengecualian antara lain:
1. Autentikasi biometrik berhasil.
2. iPhone berada di lokasi yang sudah dikenal.
3. Aktivitas tertentu pada aplikasi sedang berlangsung.
Dengan pendekatan ini, iPhone tidak hanya mengambil keputusan berdasarkan satu indikator.
Kode yang ditemukan juga menunjukkan adanya perlindungan berbasis lokasi.
Sistem dapat mempertimbangkan apakah perangkat berada di tempat yang sudah dikenal pengguna.
Konsep tersebut memiliki kemiripan dengan mekanisme Stolen Device Protection yang sudah digunakan Apple.
Meski kode AutoLock sudah ditemukan dalam iOS 27.2 beta 2, fitur tersebut belum dapat digunakan oleh pengguna.
Apple disebut sudah mengaktifkan layanan AutoLock yang bekerja di latar belakang. Namun, komponen yang benar-benar bertugas mengunci iPhone masih dinonaktifkan.
Dengan kondisi tersebut, Apple kemungkinan dapat menguji perilaku sistem tanpa benar-benar membuat iPhone pengguna terkunci secara otomatis.
Artinya, temuan pada iOS 27.2 beta 2 saat ini baru menunjukkan perkembangan teknologi yang sedang dikerjakan Apple.
Apple juga belum memberikan informasi mengenai kapan fitur tersebut akan tersedia untuk publik.
Keputusan mengenai peluncuran akhirnya tetap berada di tangan Apple.
Jika nantinya dirilis, fitur ini dapat menjadi lapisan keamanan tambahan untuk melindungi data pengguna ketika iPhone direbut secara paksa.
Namun, berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, AutoLock masih merupakan fitur dalam tahap pengembangan dan belum menjadi fitur resmi iOS 27.2. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.