Fakta Nasional

IHSG di Pekan Terakhir Mei 2025

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan (19–23 Mei 2025) dengan penguatan 0,66% atau 47,18 poin ke level 7.214,16 pada Jumat, 23 Mei. Selama sepekan, indeks naik 1,51%, dan sepanjang sebulan terakhir melonjak 10…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 27 May 2025 📖 1 menit
IHSG di Pekan Terakhir Mei 2025
IHSG/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan (19–23 Mei 2025) dengan penguatan 0,66% atau 47,18 poin ke level 7.214,16 pada Jumat, 23 Mei.

Selama sepekan, indeks naik 1,51%, dan sepanjang sebulan terakhir melonjak 10,35%. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 12.592,72 triliun dengan nilai transaksi harian rata-rata Rp 12,15 triliun.

Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan kenaikan 5,19%, disusul utilitas (+1,94%) dan finansial (+0,52%). Lonjakan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar 8,14% menjadi pemimpin sektor bahan baku, menyumbang lebih dari 23 poin terhadap IHSG.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) serta PT Barito Renewables Energy (BREN) juga memberi kontribusi positif.

Investor asing mencatat net buy bersih Rp 589,18 miliar, terbagi Rp 514,17 miliar di pasar reguler dan Rp 75,00 miliar di pasar negosiasi/tunai. Berikut 10 saham teratas berdasarkan net foreign buy pada perdagangan Jumat:

BBRI – Rp 412,60 miliar

ANTM – Rp 307,57 miliar

BBCA – Rp 99,66 miliar

ASII – Rp 84,06 miliar

TPIA – Rp 81,19 miliar

BRIS – Rp 57,45 miliar

MDKA – Rp 35,33 miliar

AADI – Rp 33,27 miliar

GOTO – Rp 24,32 miliar

DEWA – Rp 19,21 miliar

Kenaikan indeks didorong oleh perbaikan sentimen global, terutama pemulihan permintaan komoditas dan optimisme pelaku pasar terhadap kebijakan moneter.

Namun, investor disarankan memantau risiko inflasi domestik serta dinamika suku bunga AS yang dapat memengaruhi aliran modal.

Saham sektor bahan baku dan utilitas diperkirakan masih menarik, seiring momentum proyek infrastruktur dan kebutuhan energi terbarukan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK