Fakta Nasional

IHSG Gagal Rebound: Sempat Dibuka Hijau, Indeks Kembali Terpeleset ke Zona Merah

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan momentum rebound pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (28/10/2025). Setelah ambruk pada perdagangan kemarin, IHSG pagi ini dibuka menguat 0,34% atau 27,27 poin ke…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 29 October 2025 📖 1 menit
IHSG Gagal Rebound: Sempat Dibuka Hijau, Indeks Kembali Terpeleset ke Zona Merah
IHSG/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan momentum rebound pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (28/10/2025). Setelah ambruk pada perdagangan kemarin, IHSG pagi ini dibuka menguat 0,34% atau 27,27 poin ke level 8.144,42. Namun, penguatan tersebut tidak berlangsung lama.

Selang beberapa menit setelah pasar dibuka, apresiasi IHSG langsung terpangkas habis. Indeks bahkan berbalik arah ke zona merah dengan cepat, mencatatkan pelemahan hingga 0,7%. Volatilitas ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor masih rapuh setelah guncangan hebat di awal pekan.

Trauma Penurunan Tajam Awal Pekan

Pada perdagangan Senin kemarin, pasar saham domestik memang mengalami tekanan jual yang masif. IHSG sempat terperosok sangat dalam hingga 3,70% dan menyentuh level psikologis 7.900. Meskipun pada penutupan perdagangan indeks berhasil ditarik kembali hingga ditutup di atas level 8.100, ayunan pasar yang nyaris 5% dari titik tertinggi ke terendah meninggalkan trauma bagi pelaku pasar.

Analis Anggap Koreksi Sehat

Menariknya, sejumlah analis menilai koreksi tajam yang terjadi bukanlah sinyal bahaya bagi perekonomian domestik. Penurunan ini dianggap sebagai "koreksi sehat" karena tidak didorong oleh pelemahan data-data fundamental ekonomi RI. Sentimen yang menekan pasar lebih banyak berasal dari faktor eksternal yang kini masih abu-abu. Meski demikian, optimisme pasar diperkirakan akan segera pulih, didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS dan aksi bargain hunting investor setelah penurunan tajam kemarin.[dit]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK