IHSG Melaju ke 8.398: Infrastruktur Mendorong Kenaikan di Tengah Penguatan Rupiah
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan optimisme pada perdagangan Jumat, 14 November 2025, dan langsung tancap gas ke level 8.378. Tren penguatan ini berlanjut hingga pertengahan sesi pagi, di mana IHSG tercata…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan optimisme pada perdagangan Jumat, 14 November 2025, dan langsung tancap gas ke level 8.378. Tren penguatan ini berlanjut hingga pertengahan sesi pagi, di mana IHSG tercatat naik 0,31 persen atau 26,20 poin, berada di posisi 8.398.
Aktivitas perdagangan terlihat cukup ramai, tercermin dari total volume saham yang ditransaksikan mencapai 4,02 miliar lembar. Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp1,65 triliun dari 221.672 kali frekuensi perdagangan. Secara keseluruhan, 215 saham bergerak naik, 249 saham terkoreksi, dan 199 saham lainnya stagnan atau tidak berubah harga.
Dominasi Sektor Infrastruktur dan Properti
Kenaikan signifikan pada indeks ditopang oleh kinerja positif dari sejumlah sektor utama yang kompak menghijau. Sektor infrastruktur tampil sebagai motor utama penguatan, mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,92 persen. Kinerja sektor ini diikuti oleh sektor properti yang menguat 0,56 persen. Selain itu, sektor keuangan naik 0,16 persen, sektor teknologi naik 0,10 persen, dan sektor transportasi menguat tipis 0,05 persen.
Sektor yang Melemah dan Nilai Tukar Rupiah
Meskipun demikian, tidak semua sektor bergerak positif. Beberapa sektor masih mengalami tekanan jual, di antaranya sektor siklikal yang melemah 0,49 persen, serta sektor industri dan kesehatan yang masing-masing turun 0,29 persen. Sektor bahan baku terkoreksi 0,24 persen, sektor energi turun 0,04 persen, dan sektor non-siklikal merosot tipis 0,01 persen. Di pasar valuta asing, mata uang Garuda menunjukkan penguatan tipis. Nilai tukar Rupiah menguat 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.725 per Dolar AS, menambah sentimen positif terhadap pasar modal domestik di akhir pekan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.