IHSG Melemah Tipis 0,11% ke Level 7.222: Bahan Baku dan Transportasi Justru Memimpin Penguatan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 8,2 poin atau 0,11% di level 7.222 pada perdagangan Rabu (11/6/2025). IHSG dibuka di 7.232, bergerak di rentang 7.172–7.239, dengan total volume perdagangan 31,4 miliar…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 8,2 poin atau 0,11% di level 7.222 pada perdagangan Rabu (11/6/2025).
IHSG dibuka di 7.232, bergerak di rentang 7.172–7.239, dengan total volume perdagangan 31,4 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 18,3 triliun.
Frekuensi transaksi mencapai 1,437 juta kali, menandakan sentimen hati-hati pelaku pasar. Meskipun IHSG melemah keseluruhan, beberapa sektor mencatat performa positif.
Hanya sektor keuangan yang turun 0,30%, sedangkan sektor bahan baku naik 2,00%, transportasi 1,43%, teknologi 1,07%, dan properti 1,00%.
Pada jajaran top gainers, PT LCK Global Kedaton Tbk (LKCM) melesat 34,72%, diikuti PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 25%, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) menguat 24,79%. Sebaliknya, top losers dipimpin PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) merosot 16,67%, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) turun 14,74%, serta PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) melemah 13,07%.
Meski IHSG terkoreksi tipis, dominasi penguatan di sektor-sektor utama menunjukkan adanya peluang alokasi ulang portofolio ke saham siklikal dan sektor unggulan. Investor disarankan memantau pergerakan global, suku bunga BI, dan laporan emiten kuartal II/2025 untuk menentukan strategi investasi selanjutnya.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.