Indonesia Berduka: Begawan Pertahanan dan Hubungan Internasional Prof. Juwono Sudarsono Tutup Usia
FAKTANASIONAL.NET – Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2004–2009, Prof. Dr. Juwono Sudarsono, dikabarkan telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 13.45…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2004–2009, Prof. Dr. Juwono Sudarsono, dikabarkan telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 13.45 WIB di Jakarta.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi dunia akademik dan militer Indonesia.
Sepanjang hayatnya, Prof. Juwono dikenal sebagai sosok intelektual yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk pengabdian negara, terutama dalam memperkuat fondasi pertahanan nasional dan memposisikan diplomasi Indonesia di kancah internasional.
Penghormatan Terakhir di Kementerian Pertahanan
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, jenazah almarhum akan disemayamkan di markas besar tempat beliau pernah mengabdi.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa prosesi persemayaman akan dimulai pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Urip Sumoharjo, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jl. Medan Merdeka Barat No. 13–14, Jakarta Pusat.
Selanjutnya, almarhum akan diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir melalui upacara kenegaraan pada hari yang sama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.
Sosok Teladan bagi Generasi Penerus
Prof. Juwono Sudarsono bukan sekadar pejabat publik; beliau adalah simbol integritas dan keilmuan.
Kepemimpinannya sebagai warga sipil pertama yang menjabat Menteri Pertahanan di era reformasi menjadi catatan sejarah penting dalam penataan hubungan sipil-militer di Indonesia.
Keluarga besar yang ditinggalkan, termasuk istri tercinta Rr Priharumastinah, serta anak-anak dan cucu, memohon doa terbaik dari seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami memohon doa, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tulis pernyataan resmi keluarga.
Almarhum meninggalkan istri, dua orang putra yakni Vishnu (beserta menantu Retno) dan Yudhistira (beserta menantu Brenda), serta seorang cucu, Lavanya Elyana.
Jasa, pengabdian, dan keteladanan Prof. Juwono Sudarsono akan senantiasa dikenang sebagai inspirasi bagi generasi penerus bangsa dalam menjaga kedaulatan dan martabat Indonesia.
Lahu Al-Fatihah.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.