Indonesia Dominan: Saham Freeport Akan Naik Menjadi 63 Persen
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NRT - Kabar gembira datang dari sektor pertambangan nasional. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia (PTFI) akan meningkat secara signifikan menjadi 63 persen p…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NRT - Kabar gembira datang dari sektor pertambangan nasional.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia (PTFI) akan meningkat secara signifikan menjadi 63 persen pada tahun 2041, dilansir pada 21 Februari 2026.
Peningkatan ini merupakan hasil dari negosiasi panjang yang mengedepankan kedaulatan sumber daya alam.
Poin paling krusial dalam kesepakatan perpanjangan izin ini adalah perolehan tambahan 12 persen saham tanpa biaya akuisisi.
Saat ini, Indonesia sudah memegang 51 persen saham, dan tambahan tersebut akan membuat posisi negara semakin dominan dalam pengambilan keputusan strategis.
Bahlil menegaskan bahwa sebagian dari saham tambahan tersebut juga akan dialokasikan untuk pemerintah daerah di Papua.
Langkah ini diambil untuk mengamankan operasional tambang di Timika, terutama menjelang puncak produksi yang diprediksi terjadi pada tahun 2035.
Dengan menguasai mayoritas saham, Indonesia tidak hanya mendapatkan keuntungan finansial berupa dividen dan royalti yang lebih besar, tetapi juga memastikan penyerapan tenaga kerja lokal tetap terjaga. Ini adalah bukti nyata transformasi pengelolaan tambang demi kemakmuran rakyat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.