Fakta Nasional

Indonesia-Pakistan Pererat Kerja Sama Pertahanan dan Dukungan KTT D8

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi dari Republik Islam Pakistan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/2). Pertemuan tersebut membahas kelanjutan kemitraan strategis kedua negara, khususnya di sektor pertahanan, inve…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 13 February 2026 📖 2 menit
Indonesia-Pakistan Pererat Kerja Sama Pertahanan dan Dukungan KTT D8
Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri hadir dalam kunjungan delegasi Pakistan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 12 Februari 2026. (Dok. BPMI Setpres)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi dari Republik Islam Pakistan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/2).

Pertemuan tersebut membahas kelanjutan kemitraan strategis kedua negara, khususnya di sektor pertahanan, investasi, serta persiapan KTT Developing Eight (D8).

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menyebut bahwa hubungan kedua negara memiliki akar sejarah yang panjang.

“Pakistan dan Indonesia adalah dua negara bersaudara. Secara historis, kita telah menjalin hubungan bilateral yang sangat baik. Dan saya sangat senang mengatakan bahwa hubungan antara kedua bangsa kita ini telah ada bahkan sebelum kemerdekaan kedua negara kita,” ujar Zahid dalam keterangan persnya.
Zahid juga menyoroti kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan pada Januari lalu sebagai momentum penting dalam dinamika diplomatik kedua negara. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan arah baru bagi kerja sama bilateral.

Baca Juga: Pascapertemuan Presiden dan Tokoh Ormas, Bachtiar Nasir Beri Catatan Kritis Soal BoP

“Bulan lalu, ketika Presiden Indonesia, Yang Mulia Prabowo Subianto mengunjungi Pakistan, saya dapat mengatakan bahwa itu adalah titik balik yang signifikan dalam hubungan bilateral kita yang sudah sangat baik,” tuturnya.
Selain kunjungan kepresidenan, intensitas pertemuan pejabat tinggi juga meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Tercatat Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Kesehatan Pakistan telah melakukan kunjungan kerja lintas negara.
“Dan kita akan segera mengadakan pertemuan tingkat tinggi lainnya antara Pakistan dan Indonesia,” tambah Zahid.
Di sektor keamanan, Pakistan berkomitmen melanjutkan program pelatihan bagi personel militer Indonesia sebagai bagian dari penguatan sektor pertahanan.
“Pakistan dan Indonesia memiliki kerja sama yang sangat baik di semua bidang, termasuk kolaborasi sektor pertahanan. Kami telah melatih Perwira Angkatan Bersenjata Indonesia dan kami akan terus meningkatkan kolaborasi sektor pertahanan bilateral kami,” kata Zahid.
Zahid menambahkan bahwa Pakistan turut mendukung peran Indonesia sebagai tuan rumah KTT D8 mendatang. Ia juga menyampaikan harapannya melalui D8 untuk mendukung perkembangan delapan negara anggota D8.
“Dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk kesuksesan KTT mendatang di Indonesia, dan juga untuk kesuksesan D8 sebagai organisasi kerja sama di antara delapan negara berkembang,” pungkasnya.
Baca Juga: Mengenal Syeik Abdul Qadir Jilani yang Sering Disebut Saat Tahlilan

(Jes)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK