Fakta Nasional

Indonesia-Slowakia Perkuat Aliansi Strategis: Nuklir dan AI Jadi Fokus Utama Kolaborasi

FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi mempererat hubungan bilateral dengan Republik Slowakia. Fokus utama kerja sama ini diarahkan pada penguatan riset dan pendid…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 07 April 2026 📖 2 menit
Indonesia-Slowakia Perkuat Aliansi Strategis: Nuklir dan AI Jadi Fokus Utama Kolaborasi
/Dok. kemendiktisaintek
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi mempererat hubungan bilateral dengan Republik Slowakia.

Fokus utama kerja sama ini diarahkan pada penguatan riset dan pendidikan tinggi di sektor teknologi tinggi, khususnya energi nuklir untuk wilayah luar Jawa-Bali serta pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (2/4) antara Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie, dan Duta Besar Slowakia, H.E. Tomas Ferko, menandai babak baru kolaborasi institusional yang mencakup bidang energi terbarukan, bioteknologi, hingga keamanan siber.

Nuklir sebagai Solusi Ketimpangan Energi

Dalam diskusi tersebut, Wamen Stella Christie menekankan pentingnya adopsi teknologi nuklir guna merealisasikan target kemandirian energi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Pasca Demo ASN Komisi X DPR Desak Evaluasi Transparan di Kemendiktisaintek

Nuklir dinilai sebagai kunci untuk mengatasi tantangan distribusi listrik di wilayah terpencil.

“Di Indonesia, dalam hal energi kita sebenarnya mengalami kelebihan pasokan di jaringan Jawa dan Bali. Namun, kita juga mengalami kekurangan pasokan di banyak wilayah lainnya. Salah satu yang paling potensial adalah energi nuklir, yang kehadirannya sangat penting bagi wilayah di luar sistem kelistrikan Jawa-Bali,” tegas Wamen Stella.

Untuk mendukung visi tersebut, Indonesia membuka pintu bagi skema beasiswa spesialisasi nuklir dan bidang unggulan lainnya yang dikembangkan oleh institusi di Slowakia.

“Kami siap bekerja sama terkait skema beasiswa, mulai dari jenis beasiswanya, bagaimana proses seleksinya, hingga bagaimana kita dapat memilih mahasiswa,” tambah Stella.

Sinkronisasi Program Prioritas Nasional

Dubes Tomas Ferko menyambut positif inisiatif tersebut dengan menyatakan bahwa hampir seluruh agenda kerja sama ini telah selaras dengan arah pembangunan nasional Indonesia.

Selain sektor energi, transformasi digital pada sistem kesehatan melalui AI juga menjadi agenda krusial.

Dubes Tomas Ferko menegaskan bahwa kerja sama akan difokuskan pada program prioritas nasional. Ia menyebutkan bahwa 95% dari proyek yang didorong saat ini merupakan program prioritas pemerintah, yang mencakup kontribusi langsung bagi pembangunan masyarakat.

Diversifikasi Teknologi dan Keamanan Siber

Selain isu energi dan pendidikan, pertemuan ini juga memetakan peluang kerja sama pada:

  • Transformasi Digital Kesehatan: Integrasi teknologi berbasis AI untuk efisiensi layanan medis.

  • Keamanan Siber: Penguatan infrastruktur digital guna menghadapi ancaman global.

  • Teknologi Pangan: Riset lanjutan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui transfer teknologi dari Slowakia, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan sains dan teknologi global sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK